http://i.picasion.com/pic77/ef466a3101b6aaa1690add4435b34c92.gif

Saturday, May 31, 2008

Visi Pendidikan Bill Gate untuk Indonesia




Beberapa waktu yang lalu, Bill Gates , Pendiri Microsoft corporation dari Amerika serikat, “Raja Software dunia” sekaligus termasuk dalam jajaran orang terkaya di dunia versi majalah Forbes,mengunjungi Indonesia dan mengadakan ceramah atau kuliah umum di hadapan presiden, para menteri, pengusaha dan mahasiswa Indonesia. Kehadiran Bill Gates tersebut, sebenarnya cukup menarik perhatian dan mengejutkan beberapa kalangan, mengingat beberapa waktu sebelumnya, Bill Gates sempat mengkritik Indonesia tentang pembajakan software yang semakin tak terkendali di Indonesia yang mengakibatkan kerugian di perusahaannya hingga jutaan dollar.

Namun..mengapa Bill Gates memutuskan untuk mau berkunjung ke Indonesia ?... bertemu presiden lagi ??!

Ternyata Bill Gates masih memandang Indonesia masih memiliki potensi luar biasa untuk mengembangkan bisnis software maupun bisnis lain yang berbasis pada teknologi informasi khususnya internet di masa datang. Potensi tersebut dapat terlihat dengan mencermati pertumbuhan pengguna internet maupun pemakai software di Indonesia yang semakin meningkat cukup signifikan dari tahun ke tahun.

Pada salah satu isi ceramah Bill Gates dihadapan presiden, sempat diutarakan mengenai visi, pandangan dan gagasannnya tentang pemanfaatan teknologi informasi khususnya internet dalam bidang pendidikan , terutama tentang sebuah inovasi baru bentuk dunia pendidikan di masa depan, dimana seluruh kegiatan pendidikan akan menjadi sangat berbeda di masa datang dengan menerapkan teknologi informasi (internet).

Kegiatan belajar mengajar akan diterapkan dengan konsep “ Satu siswa satu computer”. Komputer bagi siswa berfungsi sebagai “guru” sekaligus “buku”.

Sebagai “Guru” bahwa siswa dapat belajar dalam bentuk melihat dan mendengar metode pengajaran oleh kurator atau guru lewat media video yang di rekam dalam cd. Rekaman video ini tersedia dalam berbagai mata pelajaran formal maupun lewat video-video ilmu pengetahuan dari dalam maupun dari luar negeri. Sehingga siswa memiliki materi pelajaran yang lebih beragam, lebih mudah mendapatkannya, lebih menyenangkan dalam belajar, dan masih banyak manfaat lainnya yang menjadikan proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih cepat untuk mencerdaskan siswa, lebih efisien : karena sebenarnya siswa pun bisa belajar sendiri di rumah. Juga lebih interaktif artinya jika terkoneksi dengan internet, siswa dapat mengikuti pelajaran “online” yang tersedia di media internet baik dari seluruh Indonesia maupun dari seluruh dunia. Setiap siswa bisa dengan leluasa mengakses situs-situs yang bermanfaat dari masing-masing computer miliknya, juga dapat berkomunikasi dengan guru atau teman-teman lainnya dari seluruh dunia lewat media internet!




Sebagai “buku”…bahwa di masa depan, sistem belajar tidak lagi menggunakan buku “konvensional” yang memerlukan kertas dan percetakan, melainkan telah menggunakan “e book”. E book adalah sebuah buku yang disusun dalam bentuk file komputer sehingga tidak berbentuk buku nyata seperti pada umumnya. Siswa bisa membaca lewat komputer nya masing-masing, dan jika perlu bisa mencetak halaman demi halaman yang diinginkannya saja dalam bentuk cetakan, sehingga tidak memerlukan banyak kertas.
Bil Gates sempat menyebut dengan istilah “paperless”.


Dengan e book, siswa dapat membawa ribuan ebook dalam komputer atau laptop nya masing-masng, sehingga tidak perlu repot-repot membawa tas yang besar dan berat. Buku-buku pelajaran bisa semakin beragam untuk selalu dibawa ke mana-mana (karena bias disimpan di CD ). Dari pihak sekolah pun tidak memerlukan ruang perpustakaan dengan rak-rak buku yang mahal biaya pengadaannya. Selain itu, e book dapat dikirim via internet kapan pun dan di mana pun baik sampai pelosok desa maupun hingga keseluruh dunia. Pengadaan e book bun jauh lebih murah dan mudah pendistribusiannya .
Dengan begitu, sudah tergambar jelas .. bahwa dunia buku saat ini akan mengalami “perbahan besar yang sangat mendasar”. E book merupakan sarana penyampai ilmu dan pengetahuan yang paling efektif dan efisien di masa depan, baik di Indonesia nantinya maupun di seluruh dunia!




Untuk itu, saat inji sangatlah tepat jika e book mulai di perkenalkan secara meluas di Indonesia khususnya di bidang pendidikan baik di tingkat dasar maupun hingga ke pendidikan tinggi.
Masyarakat setidaknya harus mulai mengenal bagaimana cara membuat e book, mendistribusikan sekaligus memasarkannya. Juga dari aspek bisnis.. bagi kalangan pembuat buku , agar e book semakin mudah didapat dan dijangkau oleh seluruh masyarakat Indonesia.
Salah satu sumber informasi untuk mengetahui tentang seluk beluk tentang e book seperti telah diuraikan diatas, dapat anda peroleh lewat internet dengan mengakses situs http://www.mesinuangku.com.

Di situs ini dijual sebuah paket e book berjudul SISTEM MESIN UANG OTOMATIS (atau sering disingkat SMUO).. Dimana dalam e book SMUO ini diajarkan tentang bagaimana membuat sebuah e book mulai dai merancang awal, sampai pada pemasaranya. Selain ini, paket ebook SMUO ini disertai pula dengan sistem pemasaran “reseller” artinya jika anda membeli paket SMUO ini, anda secara otomatis mendapatkan website replika dimana anda berhak menjual kembali paket bisnis SMUO ini kepada mesyarakat dengan mendapatkan komisi 50 % dari harga SMUO, jika ada pembeli yang membeli SMUO melalui website replika anda.

Selain anda mendapatkan segala pengetahuan tentang seluk beluk e book, anda pun akan diajarkan bagaimana membangun sebuah bisnis e book anda sendiri, sehingga dapat menjadi “Mesin Uang Otomatis” anda.

Jika mencermati seluruh artikel ini, melihat bahwa dunia masa depan akan beralih ke “e book”, maka prospek paket e book SMUO ini akan menjadi potensi usaha yang menjanjikan di masa datang. ..Anda ingin mencoba?....Silakan klik di http://www.mesinuangku.com
 
Dari:
J. Ganang Andi - Semarang
http://www.mesinuangku.com

Suiseki..Mencintai Alam lewat Imajinasi Batu




Suiseki termasuk salah satu hasil karya alam yang indah dan penuh misteri. Terbentuk secara alami dari proses penderitaan panjang lewat kekuatan alam selama ribuan–malahan sampai jutaan tahun. Waktu mengamatinya, para pehobi suiseki punya beragam imajinasi. Itu sebabnya, hobi unik ini bisa disebut sebagai seni imajinasi.

”Mengamati suiseki bisa memberikan ketenangan dan kebahagiaan tersendiri,” sebut M. Paiman, ketua Perkumpulan Penggemar Suiseki Indonesia (PPSI). Dalam kekerasan bentuk dan kekuatan batu tadi terdapat kelembutan alami yang sangat memukau. ”Hati nurani terasa bergetar dan mampu membawa kedamaian dalam hati sanubari. Di sinilah, kita sadari betapa besarnya kekuasaan Tuhan Sang Maha Pencipta.”


Sejak awal, M. Paiman mengingatkan bahwa suiseki tak ada kaitannya dengan aliran agama atau kepercayaan. Filosofi yang agung itu didapat karena manusia mau mengenal lebih dalam tentang alam dan juga mau kembali ke alam. Dari situ, tentu saja semuanya balik lagi kepada keagungan Yang Maha Kuasa.
”Mengamati suiseki bisa dengan cara menyemprotkan air ke batu. Tiap batu punya karakteristik yang berbeda-beda. Ada yang yang sepuluh menit kering, ada juga yang kering setelah tiga puluh menit kita semprot,” ujar Paiman berusaha memberi contoh.
Lalu di mana keindahannya ? Di sinilah letak seni imajinasi suiseki berjalan. Pada keadaan setengah basah, batu bisa memberikan beragam persepsi tentang alam. Keindahannya akan terlihat sejalan proses menguapnya air dari permukaan batu.
”Puncak kebahagiaan dalam menatap pemandangan itu umumnya dirasakan pada saat batu perlahan-lahan mulai mengering.




Berubah sedikit demi sedikit dari gelap menjadi terang. Ini persis dengan terbitnya mentari pagi yang membawa perubahan pada lingkungan sekitarnya,” papar Paiman.
Kesabaran menanti datangnya momen seperti tadi merupakan intrik kedisiplinan yang kita bentuk dalam mengagumi suiseki. Pada saat ini, kolektor terbawa dalam bentuk ketenangan yang sempurna. Kalau sudah begini, nilainya tak bisa diganjar dengan uang. Kepuasan batin adalah jawaban segalanya.
Menurut Paiman, manusia itu bagaikan daun yang tertiup angin, mudah terpengaruh oleh emosi. Dengan memusatkan pikiran pada kekuatan dalam batu ini—dan belajar mengendalikan kekuatan yang kita pelajari dari kekuatan alam—banyak yang bisa kita resapi. Sebab, tiap batu yang beraneka ragam bentuknya itu sampai ke tangan kita setelah lewat perjalanan penderitaan panjang.


Penderitaan panjang sebuah batu itu terjadi selama ribuan, bahkan jutaan tahun. Selama itu, batu dibentuk alami lewat kikisan air sungai, derasnya air hujan, ganasnya gelombang laut dan dahsyatnya kekuatan alam.
Tampilan alami itu bukan tanpa cacat. Suiseki pun punya kekurangan dan kelemahan – seperti halnya manusia. Mereka yang biasa bertukar rasa dalam kontak batin dengan batu ini membentuk kecintaan alam yang dapat memperkuat iman dalam menghadapi ganasnya kehidupan. Pehobi suiseki umumnya menjadi orang yang rendah hati, pecinta kedamaian dan alam. Paling tidak, dia sadar bahwa segala sesuatu dicapai setelah lewat pengorbanan.
”Dan jangan lupa, kegemaran terhadap suiseki itu dilakukan tanpa merusak lingkungan. Ada beberapa kriteria utama yang harus diperhatikan sebelum memindahkan batu tadi dari alamnya,” ujar Budi Sulistyo, sekretaris jendral PPSI. Ada keseimbangan, kesebandingan, keiramaan, kekontrasan dan keharmonisan serta kemenyatuan.
Selain kriteria tadi, kekerasan batu juga tak bisa disepelekan. Suiseki yang mendekati sempurna, kekerasannya seharusnya lebih dari 4,5 skala MOHS. Suiseki juga tak boleh tergores oleh pisau saku. Sentuhan tangan manusia harus diminimalkan, kalau tak mau mengurangi penilaian.




Hadi Wijaya, kolektor suiseki asal Bogor mengaku kepincut suiseki sekitar tahun 1970-an. Dia mengaku banyak belajar pada orang Jepang. ”Pada dasarnya saya memang suka dengan batu-batu alam. Setelah belajar itu, saya makin serius menekuni hobi ini.”
Koleksi Hadi jumlahnya sudah ribuan. Untuk kualitas yang baik, katanya ”cuma” ada ratusan saja. Koleksi yang paling dia senangi adalah fosil batu asal Sungai Baliem, Papua. Fosil ini disebut Amonet. Umurnya lebih dari 170 juta tahun.
Untuk mendapatkan fosil batu itu, Hadi sudah tiga kali bolak-balik menyusuri sungai di kawasan Lembah Baliem itu. ”Saya pertama kali mencari pada 1993 dan terakhir tahun 1995. Kalau sekarang saya sudah nggak berani lagi. Waktu dulu saja saya diantar oleh polisi setempat.” Alasan keamanan tampaknya yang menjadi pertimbangan Hadi.
Saking sayangnya pada koleksi suiseki, Hadi pernah menampik tawaran 7.000 dolar AS. Ceritanya, ada kolektor asal Taiwan yang kepincut dengan ”Black Beauty”, salah satu koleksi suiseki miliknya. Batu indah ini didapat dari Sungai Umbilin, Padang. ”Batu ini pernah dapat nominasi pada Pameran Akbar Seni Suiseki Nasional 1996, 31 Agustus—8 September 1996, di Istora Senayan Jakarta.”
Kata Hadi, secara garis besar bentuk suiseki dapat dibedakan menjadi enam kelompok besar, yaitu pemandangan alam, simbolik, abstrak, indah serat, indah warna dan fosil. Bisa dikatakan bahwa kelompok pemandangan alam, simbolik dan abstrak punya keindahan karena ungkapan dan imajinasi manusia. Sedang sisanya punya keindahan karena pancaran suisekinya sendiri.
Kalau dikaji secara mendalam, pembagian kelompok tadi hanyalah bersifat garis besar. Sebab masih banyak variasi suiseki yang lain. Perkembangannya mirip dengan tampilan gaya seni dasar bonsai. Dengan begitu, penerapan pengelompokan suiseki sudah sepantasnya diberlakukan secara longgar dan tak kaku. Jangan lupa, nilai keindahan kadang-kadang diterima secara objektif dan bisa juga ditampilkan secara abstrak.
(SH/bayu dwi mardana)sinarharapan.co.id

Nikmatnya sate domba afrika




Menyantap sate ayam atau kambing itu biasa. Tapi jika sate domba Afrika? Ini mungkin masih jarang terdengar. Tapi bagi pencinta kuliner, sate domba Afrika sudah akrab di telinga. Untuk menuntaskan rasa penasaran, saya mengunjungi kedai sate domba Afrika di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.


Seporsi Sate Domba Haji Ismail

Buat Anda yang baru datang ke tempat ini, mungkin agak kesulitan mencari kedai ini. Namun, hampir semua orang di kawasan jalan K.S. Tubun mengenal kedai ini. Pemiliknya adalah Haji Ismail Coulubally, 50 tahun. Orang sekitar akrab memanggilnya Pak Haji.

Letak kedai Pak Haji agak menyempil di sebuah kawasan bangunan kuno tepat di samping Museum Tekstil.

Kalau yang ada di kepala Anda saat ini adalah sate dengan menggunakan tusuk seperti yang banyak dijual, pasti Anda akan kecele setelah melihat tampilan sate ini. Sate domba ini sama sekali tak mengenakan biting, melainkan lebih mirip daging barbeque, yang dipanggang dan disajikan tanpa tusuk. “Dari sananya memang tak memakai tusuk,” ujar Ismail.



Peta Afrika di Kedai H. Ismail

Kedai yang tampak sederhana dan hanya dipasangi peta Benua Afrika itu saat saya sambangi sudah terlihat sepi. Untung saja, berkat kebaikan Ismail, saya masih bisa mencicipi seporsi sate ini. Daging domba yang dipanggang itu terlihat menggoda. “Ini domba spesial,” kata pria asal Mali ini. Aromanya memang tak terlalu menusuk seperti sate kambing biasa, bahkan bau prengus-nya tak ada.
Domba yang dipilih adalah domba dari kawasan Cipanas, Jawa Barat. Menurut Ismail, domba ini merupakan domba kualitas terbaik. Herman, salah seorang pegawai di tempat ini, memperlihatkan kepada saya gambar saat domba-domba itu akan diangkut ke Jakarta. Domba yang dipilih sudah tanpa kepala dan kulit.

H. Ismail tengah membantu anak buahnya

Meski banyak peminat, tempat ini hanya menghabiskan dua ekor domba. Karena itu, sate di kedai yang buka pada pukul 10.00 WIB ini sudah habis saat waktu menunjuk pukul 14.00 WIB. “Pak Andi Mallarangeng pernah kehabisan waktu datang ke sini,” kata Herman menunjuk juru bicara kepresidenan.
Sebelum sampai ke meja pelanggan, proses penyiapan sate ini cukup panjang. Daging domba yang dipotong menjadi 24 bagian kemudian dibakar di atas bara hingga 70 persen matang. Nah, uniknya, api dari bara itu tak boleh sampai menjilati daging. Karena itu, Herman sesekali menyemprotkan air agar api tak menyentuh daging. Potongan daging itu kemudian dimasukkan ke sebuah panci besar untuk kemudian diungkep di atas bara tersebut.
Setelah 20 menit, cairan lemak yang mengisi setengah panci kemudian dibuang. Daging lalu dipotong menjadi bagian yang lebih kecil, kemudian dibakar lagi hingga matang dan tak ada lemak yang tersisa. “Ada orang yang pernah terserang stroke tetap datang ke sini dan kadar kolesterolnya tak naik,” kata Herman.
Masih ada proses yang harus dilewati, yaitu daging yang sudah dibakar itu dikumpulkan dalam sebuah panci yang lebih kecil. Nah, atraksi yang berbunyi glutak-glutuk pun dimulai. Daging tersebut rupanya dicampur dengan bumbu, seperti garam dan kaldu. Atraksi yang mirip seorang bartender mencampur minuman itu dimaksudkan agar bumbu meresap ke daging. Daging yang dikocok cukup lama itu akhirnya siap dihidangkan.
Daging yang sudah disusupi bumbu itu kemudian dihidangkan dengan irisan bawang Bombay. Untuk cocolannya, mustard berwarna kuning dicampur sambal Lampung yang pedas. Eit, jangan langsung mencocol daging dengan sambal. Agar sensasinya terasa, saya mencoba menyantap daging tanpa campuran sambal. Serat daging domba yang kasar memang masih terlihat mencolok. Saat gigitan pertama, daging rasanya menghantam-hantam lidah.
Mulut pun bergoyang-goyang mencabik-cabik daging yang empuk itu. Kemudian daging saya cocolkan ke sambal yang sedari tadi menggoda. Sambal yang dicampur mustard itu memberikan sensasi rasa pedas manis yang aduhai. Irisan bawang Bombay menjadi pelengkap yang mantap. Sayang, saya tak bisa menikmati pisang tanduk goreng, yang seharusnya menemani sate ini.







Sambal khas Mali, saya sempat merasakan pedasnya huuuhhh…
Jika Anda kehabisan sate di kedai Ismail, pada malam hari datanglah ke Jalan Gajah Mada. Di antara deretan pedagang kaki lima dan penjual obat, ada pula warung sate domba Afrika milik Ferki. Tempat ini sama sekali tak ada hubungannya dengan kedai Ismail. “Saya mencobanya dengan cita rasa yang lebih lokal,” katanya.

Tak ada perbedaan yang mencolok. Hanya, daging sate di tempat ini lebih terasa kaldunya. Ferki mengakui campuran kaldunya memang dia perbanyak agar gurihnya lebih nyangkut. Mustard-nya pun tak dicampur seperti di kedai Ismail. Mustard dipisah dan sambalnya kurang terasa pedas. Untuk mendapatkan seporsi sate, uang yang mesti dirogoh Rp 35 ribu. Ingat, seporsi biasanya cukup untuk dua orang. l JULI HANTORO

Note: Tulisan ini pernah dimuat Koran Tempo (21\77)


Pendidikan Anak di Era Millenium





Bagaimana Memanfaatkan Teknologi Informasi dan Multimedia untuk Pendidikan Anak?


Anak adalah Amanah Bagi Kita


Anak adalah masa depan bangsa. Dan bagi kita, anak adalah amanah. Merekalah yang akan menggantikan generasi kita dalam membawa bangsa ini menuju masa depan. Merekalah cerminan kita di masa mendatang. Jika masa depan bangsa ini buruk rupa, janganlah dipecah cermin itu. Tetapi mari perbaiki wajah kita saat ini agar masa depan mereka cerah.

Tantangan yang mereka hadapi saat ini, saat mereka menginjak dewasa, berbeda dengan tantangan yang dulu kita hadapi pada usia yang sama. Dua puluh atau empat puluh tahun yang lalu, kita belum terlalu menemui hingar bingar mode, budaya, dan informasi. Tapi kini, begitu anak-anak kita berumur 4 tahun, sudah harus berhadapan dengan persaingan yang serba cepat dan berat. Masuk kelas 1 SD mereka sudah harus bisa membaca, menulis, dan berhitung. Mereka harus memiliki energi yang lebih besar untuk  belajar Sempoa, metode Aritmetika, les tambahan, komputer, internet, dan lain-lain.

Begitu cepatnya perubahan jaman, membuat metode pendidikan anak dua tahun yang lalu sudah tidak cocok lagi jika diterapkan begitu saja sekarang. Lingkungan dan tantangan yang berbeda membuat kita sebagai orang tua ataupun para pendidik dan pengasuh anak harus memperbaharui pengetahuan, dan metode pendidikan bagi anak kita.
Karena kurangnya informasi, pengetahuan, dan kesadaran tentang pendidikan anak, menyebabkan masih begitu banyak orang tua yang membesarkan anaknya dengan cara-cara tradisional puluhan tahun yang lalu. Anak terlalu diberi begitu banyak kebebasan yang mereka belum sanggup memegangnya. Atau anak terlalu banyak ditekan sehingga mematikan potensi dan kreativitas dalam dirinya. 

Kini, anak bukan lagi sebagai selembar kerta putih yang siap kita tulis dan corat-coret, atau seonggok tanah liat yang siap kita bentuk menjadi patung sesuai keinginan kita. Tetapi kini anak ibarat sebuah umbi bawang merah. Begitu kita buka lapisan luar, akan terlihat lapisan dalamnya. Setiap lapisan mengandung potensi-potensi terpendam yang harus kita buka dan siapkan lingkungan yang mendukung pengembangannya. Tugas kita adalah membuka lapisan-lapisan bawang tersebut, lapisan-lapisan potensi yang terpendam agar anak menjadi dirinya sendiri, dengan potensi alamiah yang mereka bawa dari Tuhan. Tugas kita adalah menemukan potensi-potensi yang dibawa anak-anak kita dan memberikan lingkungan yang kondusif bagi mereka untuk tumbuh dan berkembang secara alamiah dan optimal.

Untuk 90 Anak atau 9 Juta Anak?

Beruntung anak-anak yang memiliki orang tua yang peduli dengan pendidikannya, dan berada di kota-kota besar seperti Bandung dan Jakarta. Fasilitas pendidikan anak mudah diperoleh. Kelompok bermain buat mereka juga banyak. Acara-acara seminar, workshop, maupun pelatihan bagi orang tua untuk pendidikan dan perkembangan anak juga sering diadakan. Mereka memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan lingkungan yang menyuburkan perkembangan potensinya.
Sebuah kelompok bermain untuk anak umur 2 sampai dengan 6 tahun, bisa memiliki peserta sebanyak 90 orang anak pada saat yang sama. Di sini, anak-anak tersebut bermain dan belajar dengan panduan dari instruktur yang memiliki ilmu pendidikan anak dan psikologi anak dengan baik. Instruktur ini selalu memperbaharui wawasannya seiring dengan perkembangan jaman. Anak-anak akan terbuka lapisan-lapisan potensinya, akan berkembang, dan tidak terkejut dengan perubahan jaman yang begitu cepat. 

Namun, berapa banyak anak-anak Indonesia yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, dan tidak seberuntung mereka? Bagaimana kita bisa turut membantu mereka, para orang tua dan para pendidik agar tetap bisa membesarkan anak-anak bangsa dengan baik? Haruskah semua ini menjadi tanggung jawab pemerintah saja yang  dalam kondisi sekarang sedang sulit? Apakah kita sebagai orang tua, seorang kakak, seorang guru TK, seorang mahasiswa, seorang pemerhati pendidikan anak, dan siapa pun kita, dapat dengan nyata membantu mereka?
Bisa. Dengan memanfaatkan teknologi informasi dan telekomunikasi, kita bisa berperan serta bagi jutaan anak bangsa. Ilmu pengetahuan yang dimiliki oleh sebuah kelompok bermain, yang pada saat yang sama hanya bisa diterapkan pada 90 orang anak, kini bisa bermanfaat untuk 900 anak, 9000 anak, 90.000 anak, 9 juta anak... Bagaimana ini bisa terjadi?

Anda punya koleksi artikel, kliping, tulisan, proceeding, rekaman kaset, video seputar pendidikan anak? Itu adalah ilmu pengetahuan yang sangat berharga bagi bangsa Indonesia. Video aktifitas anak-anak ketika membuat mainan dari kulit jaruk Bali, membuat gambar kambing dari potongan-potongan kertas warna-warni, permainan di alam, menyeberangi sungai, mengumpulkan kerang, dan sebagainya merupakan bahan yang berharga untuk dibuat VCD multimedia tentang pendidikan anak, yang berasal dari lingkungan kita sendiri.

Jika semua itu kita sebar luaskan melalui jaringan perpustakaan digital Indonesia, dan dibuat versi multimedia VCD yang menarik, maka akan semakin banyak orang tua dan pendidik yang akan tercerahkan, bertambah wawasannya. Mereka bisa menerapkannya buat anak-anak yang sedang mereka bimbing, yang pada awalnya mereka tidak terpikir melalukan hal-hal sederhana tersebut yang ternyata cukup membangun potensi anak. Sawah, ladang, sungai, jalan yang masih alamiah di desa-desa, ternyata menjadi tempat belajar dan bermain yang sangat baik bagi anak-anak, jika para orang tua dan pendidik tahu bagaimana cara memanfaatkannya.

VCD bukan barang mewah lagi dan kini mudah ditemukan di desa-desa. Guru-guru TK disana bisa belajar dari VCD ini. Para orang tua akhirnya tahu bagaimana cara mendidik anaknya, dan tidak lagi dengan cara tradisional yang menekan kreatifitas anak. Sedangkan di kota kabupaten atau kecamatan, mereka bisa mengakses informasi terbaru melalui perpustakaan digital yang ada di warung-warung internet di sana.
(sumber: itb.ac.id)

Friday, May 2, 2008

Mari...membangun bisnis e-book di Indonesia !



Perkembangan teknologi informasi khususnya internet di Indonesia tercatat mengalami pertumbuhan yang pesat. Data dari APJII (Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia ) mencatat seja awal populernya internet di Indonesia dari th. 1996 hingga th. 2004, jumlah pemakai internet meningkat tajam dari sekitar 512.000 orang menjadi hingga 12.000.000 orang. Selain itu, pemerintah akhir-akhir ini juga tengah menggalakkan berbagai program untuk memasyarakatkan internet seluas-luasnya hingga ke pelosok desa. Bahkan pemerintah pun sampai menargetkan peencapaian penambahan pemakai internet sebanyak 60 juta orang hingga tahun 2015 mendatang.
Hal ini menunjukkan bahwa sarana komunikasi lewat internet merupakan sebuah terobosan besar komunikasi yang telah dapat diterima oleh masyarakat Indonesia.

Sejalan dengan itu, akhir-akhir ini pula telah banyak sebagian masyarakat kita yang telah mengenal, menjalankan, dan bahkan menaraih kesuksesan dengan memanfaatkan internet sebagai sarana peluang bisnis yang menjanjikan. Banyak ide dan pemikiran peluang bisnis yang dapat dijalankan lewat internet, diantaranya semisal “menjamur” nya situs-situs berita, situs-situs portal hiburan, situs-situs iklan baris, situs mesin pencari, situs-situs penyedia jasa hosting dan nama domain untuk website , dan masih banyak lagi. Lewat pembuatan situs-situs semacam tersebut diatas, pebisnis internet Indonesia mampu meraih keuntungan hingga jutaan rupiah setiap bulannya yang didapatkan lewat pembayaran iklan seponsor yang ditampilkan dalam situs-situs tersebut maupun dari hasil penjualan produk atau jasa yang ditawarkan dalam situs tersebut. Hal ini menunjukkan pula bahwa bisnis lewat internet merupakan sebuah peluang bisnis usaha kecil dengan modal terjangkau yang sangat prospektif bagi kalangan menengah ke bawah di Indonesia.

Salah satu bentuk peluang bisnis lewat internet yang cukup memiliki prospek cerah di masa datang adalah ber bisnis e book.




Bisnis e book adalah membuat buku yang dibuat dalam bentuk format computer ( digital) dan menyatukannnya dalam paket website bisnis e book, yang, mampu mengotomatisasi proses pemasaran, distribusi dan penjualannya. Bisnis e bookj sebenarnya tak jauh beda dengan bisnis buku konvensional, hanya saja pada pembuatan, pemasaran dan distribusi nya tidak perlu melibatkan jasa percetakan, penerbit maupun toko buku.. Jadi sang penulis dapat menjalankan bisnis e book nya sendiri dari proses pembuatan, distribusi dan penjualannya. Hal ini jelaslah sangat menguntungkan bagi sang penulis, karena keuntungan yang didapat bisa menjadi berlipat ganda. Selain itu, bisnis ebook memiliki beberapa kelebihan diantaranya: e book dapat dengan mudah dibawa kemana-mana dalam jumlah tak terbatas jika disimpan dalam laptop/notebook, dengan disatukannya dalam paket website interaktif, mampu dipromosikan hingga ke seluruh dunia lewat internet, mudah pengirimannya jika ada yang membeli e book, dapat dibeli tanpa harus keluar rumah selama 24 jam nonstop (karena website selalu online 24 jam bukan?) , Tak perlu repot-repot berinteraksi dengan jasa penerbit, percetakan atau membayar gaji untuk memasarkan sebuah e book.

Di seluruh dunia, bisnis e book telah melahirkan banyak jutawan baru yang telah menghasilkan berbagai macam e book populer dunia. Beberapa diantaranya adalah: www.hypnoticselling secrets.com,www.marketingtips.com,www.makebuyeasy.com,www.netbreakthrought.com dan masih banyak lagi. Anda dapat mencari nya lewat situs mesin pencari dengan mengetikkan kata kunci : “most popular e book in the world”, atau “E book directories” atau “e book” atau kata lain yang relevan.



Di Indonesia sendiri, ada beberapa contoh bisnis e book , diantaranya adalah: www.bisnis-ebook.com,www.carabisnis.com,www.anakjenius.com,www.bisniswanita.com dll.

Diantara situs-situs e book diatas, terdapat sebuah situs e book yang paling popular saat ini yaitu yang berjudul “Sistem Mesin Uang Otomatis” atau sering disingkat SMUO.
Yang beralamat di www.mesinuangku.com. Ebook SMUO ini adalah e book tentang tehnik dan cara membuat dan memasarkan ebook beserta paket website pendukungnya sehingga mampu menjadi “mesin uang otomatis” yang mampu memberikan penghasilan tak terbatas bagi pemiliknya. Didalamnya terdapat tuntunan langkah demi langkah dengan bahasa yang mudah dipahami sehingga cocok bagi Anda yang sama sekali belum memiliki pengetahuan dalam bidang IT maupun bisnis ebook.


Kelebihan SMUO dari situs mesinuangku.com ini adalah dengan membeli e book SMUO selain anda mendapatkan e book SMUO, anda juga akan memperoleh hak jual kembali produk e book SMUO dengan memperoleh “fee” sebesar 50 % yang ditransfer pembeli langsung ke rekening Anda, jika mereka membeli SMUO melalui website replika Anda yang secara otomatis anda dapatkan pada saat anda membeli produk SMUO. Anda dapat mempromosikan situs/webste replika tersebut agar mampu meraih banyak pembeli. Jadi anda pun dapat langsung memiliki sebuah paket bisnis e book SMUO tanpa repot-repot membuat paket bisnis e book sendiri.

Dengan anda memesan SMUO di situs www.mesinuangku.com, anda tidak hanya mendapatkan paket bisnis ebook SMUO saja, melainkan juga bonus-bonus menarik berupa informasi dan tips-tips bermanfaat tentang tehnik-tehnik berpromosi di internet serta wawasan pengetahuan lain seputar internet marketing. Dan ini semua dapat anda dapatkan dengan harga yang sangat murah yaitu sekitar Rp 200.000,- saja.

Paket bisnis e book Smuo telah memiliki lebih dari 2500 agen reseller dari seluruh Indonesia dan merupakan bisnis e book yang memiliki jaringan pemasaran terbesar di Indonesia sampai saat ini. Banyak orang telah sukses dan meraih keuntungan besar sebagai agen reseller mesinuangku.com ini. (Simak kisah mereka DISINI

Jadi , memiliki sebuah paket bisnis e book di Indonesia ini menjadi cukup mudah, murah dan memilki potensi bisnis yang cerah di masa datang, mengingat pada masa kini dan masa mendatang, orang akan selalu membutuhkan yang namanya informasi lewat buku atau e book. Peluang bisnis e book merupakan potensi yang besar juga karena pada masa datang, orang menjadi lebih mudah dalam membeli sebuah e book tanpa perlu keluar rumah menuju toko buku. Selain itu, orang dapat membawa dan menyimpan hingga ribuan e book hanya dalam sebuah komputer PC atau laptop nya sehingga tidak memerlukan ruang perpustakaan maupun rak buku, juga sangat mudah dibawa kemana mana . Cukup dengan duduk di depan computer/ laptop, anda dapat membeli sebuah e book dengan melakukan transfer antar bank secara online dari manapun dan kapanpun selama 24 jam nonstop! Jauh lebih praktis dari bisnis buku konvensional bukan?

Anda pun dapat membuat e book anda sendiri beserta paket website pendukungnya dalam bahasa Inggris, sehingga pasar penjualan e book anda dapat menjangkau hingga ke seluruh dunia. Mengenai pembayarannya, cukup mengandalkan kartu kredit Anda dan sestem pembayaran via online dunia semisal lewat paypal.com, segalanya menjadi semakin lebih mudah.

Jadi, jika anda memilki “pengetahuan” yang berasal dari minat, bakat, hobi atau dari bidang pekerjaan anda saat ini, mengapa tidak mencoba ber bisnis e book ?


sumber: http://www.mesinuangku.com

Pesona Gunung dan danau Batur




Di daerah pegunungan sekitar Kintamani, terdapat Gunung Batur dengan danau kawah yang dalam dan mata air panas yang bergolak. Udara pegunungan yang sejuk disertai pemandangan ke seluruh arah, sama indahnya dengan keberadaan beberapa candi penting, yang telah membuat Kintamani menjadi salah satu tempat yang tidak terlupakan dalam agenda wisatawan Bali.

Gunung Batur sebenarnya hanya merupakan salah satu gunung berapi kecil, namun letaknya berada di tengah-tengah kawah besar berdiameter 14 Km. Selain itu, Gunung Batur bersebelahan dengan Danau Batur yang berbentuk sabit yang dikelilingi tembok tinggi pinggiran kawah. Ukuran kecuraman kawah akan membuat Anda membayangkan letusan dahsyat dari Gunung Batur yang terjadi sepuluh ribu tahun yang lalu.

Gunung ini masih aktif sampai sekarang seperti penduduk Bali yang masih mengingat letusan yang terjadi pada tahun 1917 tersebut dimana erupsi tersebut telah mengambil ribuan nyawa dan menghancurkan ratusan candi. Erupsi lainnya sering terjadi setelah kejadian tersebut, sehingga memaksa masyarakat lokal untuk diungsikan, bersama dengan beberapa candi meliputi salah satu candi utama Bali, Pura Ulun Danu. Candi Pura Ulun Danu yang semula berada di dalam kawah yang besar, kemudian dipindahkan ke puncak bukit. Sekarang, Candi Pura Ulun Danu menawarkan sebuah pemandangan Gunung Batur yang menawan.





Anda dapat mencapai lokasi Gunung Batur dengan menggunakan taksi atau menyewa mobil. Anda juga dapat bergabung dengan sebuah tour untuk mengunjungi Gunung Batur dan Danau Batur. Wisatawan dapat berganti bis antara Bali Selatan dan Lovina, kemudian berhenti di Kintamani

Tempat Menginap

Terdapat beberapa tempat penginapan mulai dari hotel berbintang sampai dengan jenis home stay di Kintamani. Anda dapat memilih salah satunya untuk menginap sesuai dengan budget Anda.

Tempat Bersantap


Di Penelokan (tempat melihat-lihat), terdapat beberapa restoran, dimana Anda dapat beristirahat dan mendapatkan menyantap makanan yang sesuai dengan selera Anda.

Berkeliling
Untuk mengelilingi wilayah Batur, Anda hanya perlu berjalan kaki atau dapat juga menyewa sepeda.

Buah Tangan

Di sebelah utara, terdpaadt sebuah pasar, yang akan penuh selama tiga hari yaitu pada Hari Paseh (kalender penduduk Bali). Tempat ini sangat menarik untuk dikunjungi untuk melihat beragam produk mulai dari hasil perkebunan seperti: jeruk, jagung, sayuran, buah-buahan; dan bunga; ikan kering; alat-alat; peternakan; panci-panci dan keranjang; ditambah dengan sebuah pasar sandang yang besar. Anda juga dapat melihat-lihat pemuda yang mengemong anjing-anjing Kintamani yang besar dan berbulu lembut yang dihargai tinggi di seluruh Bali dan ada yang juga yang diperjualbelikan



Yang Dapat Anda Lihat Atau Lakukan :

Pura Ulun Danu Batur, letaknya dekat dengan Desa Batur. Ini adalah candi terpenting setelah Besakih yang memiliki lebih dari 90 kuil. Sangat baik dikunjungi setiap waktu sepanjang tahun, khususnya selama Festival Odalan, yang biasa terjadi pada Bulan Maret namun tergantung pada bulan purnama, dimana didedikasikan pada dewa danau kawah, yang dikatakan dapat mengontrol sistem irigasi seluruh pulau.

Desa Trunyan, tradisi kamar mayat. Mulai dari Toya Bungkah, banyak perahu akan menyeberangidanau menuju ke sebuah desa Bali Aga, yang dikenal dengan nama Trunyan. Tempat ini terkenal dengan tradisi kamar mayatnya. Berbeda dengan pengkremasian mayat yang biasa dilakukan penduduk Bali di seluruh pulau, masyarakat Trunyan meninggalkan tubuh mayat di bawah pohon Trunyan agar membusuk secara alami di sebuah kuburan khusus. Meskipun begitu, mayat-mayat ini tidak meninggalkan bau menyengat.

Trekking sekitar Gunung Batur, Trek yang paling populer adalah mulai dari Toya Bungkah sampai ke puncak Gunung Batur untuk melihat matahari terbit. Anda dapat melakukan trekking ini dengan cara meminta pada sebuah kelompok guide lokal atau pelayanan wisatawan yang terdapat disana.



Tips

Terdapat pemandangan brilian dari Penelokan, jika udara sedang cerah. Namun, siapkan juga untuk kondisi cuaca yang basah, dingin, dan berawan, serta penjual-penjual cinderamata yang agresif.
Ingatlah untuk membawa sebuah kamera dimana pemandangan yang indah dapat Anda syukuri dan abadikan.
Banyak pedagang kaki lima yang menjual beberapa cinderamata. Jika Anda tidak ingin membeli apapun dari mereka, jangan membuat kontak dengan mereka kecuali Anda ingin diikuti sampai Anda menyerah dan membeli dari mereka.
Lebih baik mengunjungi Gunung dan Danau Batur pada musim kering, hal ini akan membuat aktivitas pinggir danau tersedia dan dapat dinikmati. Sedangkan pada musim hujan, pemandangan yang akan Anda dapatkan akan berkabut dan basah.

Sumber:.elvysbalidriverguide.com

Menyulap Buku Tua Menjadi Berguna




Berbagai upaya dilakukan manusia untuk menyenangkan diri sendiri. Bentuk kesenangan itu macam-macam, termasuk menggemari sesuatu yang sudah dan mengubahnya menjadi ciptaan baru. Deco book adalah kesenangan atau hobi yang di Indonesia terbilang baru dan mungkin hanya ditemukan di Jakarta. Peminatnya pun bisa dihitung dengan jari.

Deco book atau menghias buku lama yang sudah tak terpakai untuk dijadikan barang hiasan adalah pendatang baru di bidang hobi kerajinan Indonesia. Melalui proses yang sederhana, wajah buku kusam jadi tampil menawan.
Foto pernikahan bisa diselipkan di salah satu sisinya. Sementara di sisi lain adalah kata-kata mutiara. Penambahan aksesori bunga atau kristal, menguatkan aksen seni dalam deco book.
Ada juga pehobi yang menampilkan foto anak-anaknya. Ini unik karena sebagai pengganti pigura konvensional, deco book bisa diatur berdiri dengan bantuan kaki. Handai taulan yang berkunjung tak mungkin matanya tak melihat kehadiran benda itu di ruang tamu. Bukan karena di situ tertera foto, namun karena ada pigura yang bentuknya ”aneh.”
Menurut Josephine Retno Widyati (36), kehadiran deco book di Indonesia belumlah genap dua tahun. Melihat usianya yang masih balita, tak heran jika peminatnya juga masih sedikit. Kebanyakan orang memang belum tahu apa itu deco book. Namun jika pecinta kerajinan tahu, pasti akan tertarik untuk mencoba membuat.

Mevrouw Pengajar

Bermula hobi ini diperkenalkan oleh perempuan Belanda yang bernama Riek Schuitemaker, pakar deco book. Kedatangannya ke Indonesia, menurut ibu dua anak itu, awalnya hanya main-main. Sebagai penggemar kerajinan, kuping Josephine dan teman-temannya tajam juga. Mereka lalu saling kontak untuk memastikan itu. Ketika Riek tiba, langsung diciduk untuk menurunkan ilmunya pada sekitar 11 peminat yang rata-rata ibu-ibu itu.




Alhasil, mulailah sejarah deco book di Indonesia, tepatnya Januari 2001. Sebagai hobi yang masih hangat ketika itu, semangat para pelakunya juga tinggi. Ilmu yang didapat betul-betul dihayati.
Salah satu peserta yang ikut ”penataran” kilat bersama Riek ketika itu, yakni Alice Arianto (38) berpendapat, belajar dari yang ahli lebih baik ketimbang belajar dari muridnya. Jika belajar dari pakarnya, basic skill yang diperoleh lebih mantap.
Menurut Alice, mevrouw Belanda itu cukup dikenal di negeri Kincir Angin itu. Dia bukan hanya ahli deco book, namun juga parchment craft (kerajinan kertas kalkir).
Di Belanda sendiri, kerajinan ini baru dikenal 10 tahun lalu dan baru berkembang sekitar 5 tahun belakangan ini. Kepopulerannya itu berkat diterbitkannya buku-buku tentang deco book yang disertai foto-foto yang menarik.
Beberapa murid Riek itu, salah satunya Josephine, bersemangat sekali dan kini malah memberikan kursus pada mereka yang tertarik. Sampai saat ini total murid Josephine sekitar 20 orang.
Kalau dijumlah dengan temen-temannya yang juga mengajar maka yang memperdalam hobi ini masih di bawah angka 40-an orang.
”Belum terlalu memasyarakat, namun prospeknya baik,” ujar Josephine.
Menurutnya, perkembangan yang tersendat itu salah satunya mungkin karena tak semua teman seangkatannya mengajar. Mereka rata-rata ibu rumah tangga yang mendalami hobi hanya sebatas mengisi waktu.
Berbeda dengan dirinya yang memang ingin memasyarakatkan hobi ini agar dikenal luas. Beberapa kali dia ikut pameran dan bazar internal di lingkungan sekolah.




Belum Untuk Mengajar

Cerita-cerita tentang hobi baru ini kemudian meluas walau samar-samar. Namun banyak juga yang meneleponnya. Kebanyakan penelepon itu dari berbagai daerah, bahkan ada yang dari Irian ingin belajar lewat telepon.
Sulit baginya memberikan penjelasan sebab harus dengan demo. Tapi dia kagum dengan muridnya dari Bandung yang subuh-subuh berangkat dari sana untuk bisa ikut kursus di Jakarta
”Itulah yang namanya hobi, selalu ada keasyikkannya tersendiri. Apalagi jika hasilnya dipuji orang. Bukan hanya kepuasan, tapi juga bangga,” ujar arsitek alumnus Universitas Atmajaya itu.
Yoana Liani (32), lain lagi ceritanya. Pehobi yang mukim di Serpong itu awalnya melihat ”barang antik” ini di sebuah pameran. Dia penasaran dan tertarik untuk belajar. Kebetulan yang berpameran saat itu adalah Josephine. Maka setelah mengatur waktu yang tepat, Liani resmi menjadi murid Josephine.
Dia tak menduga bahwa membuatnya ternyata simpel, namun butuh ketelitian.
Dia mengaku ikut kursus hanya untuk menyalurkan hobi. Mengajar deco book, belum terpikir di benaknya. Sebab sarjana akuntan dan pengajar bahasa Mandarin itu, waktunya habis untuk pekerjaan dan keluarga.
Walau begitu sudah cukup banyak karyanya yang dipajang di ruang tamu atau yang dihadiahkan pada teman-temannya. ”Saya suka hobi ini karena menuntut kreatifitas yang tinggi,” ujar Yoana yang sering menerima order deco book dari teman-temannya.
Melihat bentuk deco book yang sudah jadi tampak rumit membuatnya. Namun tidak demikian, menurut Josephine. Dia bisa maklum jika awam sulit membayangkan bagaimana itu bisa terjadi. Tekniknya sederhana dan tak sesulit seperti yang dibayangkan. Hanya dengan 4 kali pertemuan, orang sudah bisa membuatnya. Tidak repot seperti membuat kerajinan kertas kalkir (parchment craft) yang membutuhkan banyak peralatan.


Patina Komponen Asing


Yang diperlukan hanya buku hard cover bekas dengan tebal maksimal 400 halaman (5 cm) dan kertasnya HVS. Ketebalan buku itu mempengaruhi hasil akhir. Kalau kelewat tebal, hasilnya jelek Kertaspun demikian, kalau memakai yang lebih tipis hasilnya bakal keriput. Mencari buku bekas kalau tidak punya, bisa dicari si tukang loak
Alat lain adalah lem khusus untuk wall paper, cat tembok (akrilik), dan cat Patina. Perlengkapan yang terakhir ini yang mungkin akan jadi kendala, sebab tak tersedia di sini dan masih diimpor dari Belanda. Menurut Josephine, cat Patina itulah yang akan memberikan efek antik pada deco book.
Pehobi di Indonesia tampaknya menerima keadaan ini. Toh, harga cat itu relatif terjangkau bagi penggemarnya. ”Buat apa coba-coba bikin cat. Kita kan belum tahu komposisi kimianya seperti apa. Kalau yang paten itu sudah pasti dan tidak perlu try and error lagi,” ujar Alice.
Secara teknik memang gampang, namun praktiknya diakui Alice ada kendala yakni pada ketersediaan cat yang tak mudah diperoleh di pasaran.
Untungnya selama ini suplai masih lancar, sehingga hobinya tak tersendat. Kebetulan karena komunitas pehobi deco book masih sedikit maka soal stok masih cukup. Arsitek lulusan ITB itu kini sedang menggarap deco book untuk dihadiahkan pada anaknya tercinta.




Mudah Namun Susah

Alice mengaku memang mudah membuatnya. Ketika dia belajar pada orang Belanda itu hanya empat kali pertemuan dan dia sudah bisa membuatnya. Hari pertama yang diajarkan adalah buku itu hanya dibalur lem. Caranya, buku itu dibuka sama tebalnya. Barulah permukaannya dilem dengan cara memakai kuas. Ditunggu sehari sampai kering.
Pada pertemuan kedua, buku yang sudah terlapis lem itu dibalur cat akrilik warna putih. Pertemuan ketiga cat tembok dicampur cat akrilik warna dan dikuaskan. Pemilihan warna tergantung pada selera masing-masing. Pada pertemuan final, barulah cat Patina dikuas di seluruh buku. Warna cat ini macam-macam, namun efeknya memberikan kesan antik, seperti urat-urat kayu.
Pada tahap satu sampai tiga, mungkin akan sama hasilnya. Buku masih ‘gundul” dan belum dihias. Yang menentukan apakah deco book itu bernilai atau tidak adalah di tahap akhir ketika pehobi mencat dengan Patina dan menghiasnya. Menurut Josephine, hasil akhir dari masing-masing orang akan berbeda.
Sejauh ini, timpal Alice, belum pernah dia melihat deco book yang mirip satu dengan lainnya. Sentuhan seninya kentara sekali. Jadi jangan berpikir bahwa suatu hari produk kerajinan ini diproduksi massal.
Misalnya untuk dijadikan lahan bisnis. Hasilnya tidak sesuai keinginan. Pernah dia minta bantuan stafnya untuk membuatkan deco book, namun dari 10 yang dibuat, hanya 1 yang memenuhi syarat. ”Orang-orang itu mungkin bekerja bukan dengan kesenangan, tapi target. Beda dengan mereka yang memang pehobi,” ujarnya.
Namanya juga kerajinan, maka dalam pengerjaannya pun dituntut rajin dan tidak asal-asalan. Makanya di Belanda kalau lihat harga sebuah deco book yang lebih mahal dan mahal. (tidak ada yang murah di sana), harus melihat siapa dulu yang membuatnya. Sama halnya seperti lukisan, siapa dulu pelukisnya. Di Indonesia harga sebuah deco book paling murah Rp 300 ribu sampai jutaan rupiah, tergantung pada aksesori yang dipakai.
Untuk membuat sebuah deco book butuh waktu sekitar seminggu. Namun dalam praktik bisa lebih dari itu. Kadang ketika akan masuk tahap akhir, buku itu dionggokan saja karena belum sempat. Barulah sebulan kemudian dikerjakan hingga selesai. ”Kalau lagi bad mood jangan coba-coba finishing, sebab jadinya bakal berantakan,” sambung Alice lagi.
Menyaksikan demo dan produk akhir deco book, boleh jadi dia akan populer dan digemari banyak orang. Namun yang jadi ganjalan apakah stok buku tua kita cukup? Buat kolektor buku tua, kini musti pasang kuda-kuda. Jangan-jangan buku koleksinya tiba-tiba ada di tukang loak karena permintaan pasar cukup banyak. Nah lho!
(SH/gatot irawan)

sumber: sinarharapan.co.id

Susu jagung yang bergizi




MINUM susu kedelai adalah hal yang biasa, tetapi kalau minum susu jagung manis seperti apa ya rasanya? Untuk mengenal dan menikmati susu jagung manis alangkah baiknya kita memahami dulu tentang manfaat dan kandungan gizi yang terdapat pada jagung manis.

Nama lain jagung manis (zea mays saccharata) kini semakin populer dan banyak dikonsumsi masyarakat. Selain digunakan sebagai bahan baku jagung bakar, sayur mayur, jagung manis dapat pula dibuat menjadi susu jagung manis atau tempe jagung manis.

Susu jagung manis dikenal pula dengan sebutan corn milk, sekarang banyak dinikmati masyarakat Ambarawa.

Minuman ini dapat memulihkan energi dalam waktu cepat dan menjaga kesehatan mata, hati, lambung usus serta diyakini sebagai minuman bebas kolesterol. Juga dapat mengobati penyakit diabetes dikarenakan jagung manis mengandung gula alami.

Kandungan Gizi

Jagung manis dikenal juga dengan nama sweet corn mempunyai nilai gizi yang berbeda dengan jagung biasa.

Menurut Direktorat Gizi, Departemen Kesehatan RI (1979), kandungan zat gizi sweet corn dan jagung biasa tiap 100 gram berat yang dapat dimakan adalah sebagai berikut :

Karbohidrat dalam biji jagung mengandung gula pereduksi (glukosa & fruktosa), sukrosa, polisakarida dan pati. Menurut Kamil (1982) gula yang disimpan dalam biji sweet corn adalah sukrosa yang dapat mencapai jumlah 11%. Sedangkan menurut

Koswara (1986) kadar gula pada endospern sweet corn sebesar 5-6% dan kadar pati 10-11%, sedangkan pada jagung biasa hanya 2-3% atau setengah dari kadar gula sweet corn.

Cara Membuat

Cara membuat minuman kesehatan ini, tidaklah sulit. Bersihkan rambut jagung manis dengan pisau yang tajam, lalu pipilan jagung manis dihancurkan/diblender dengan air panas secukupnya dengan tujuan untuk mengurangi bau langu. Kemudian dimasak dan ditambah air bersih dengan perbandingan 1 : 4.

Panaskan pada suhu 80 derajat C kemudian disaring dengan kain saring halus. Pisahkan ampas saringan untuk diblender lagi sampai halus sehingga ampas tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku selai atau tempe jagung manis yang enak rasanya.

Apabila minum susu jagung manis dengan tujuan sebagai obat penyakit diabetes maka tidak perlu ditambah gula.

Namun bila diminum sebagai minuman berenergi untuk kesehatan bisa ditambah gula pasir atau gula jawa sesuai selera.

Supaya susu jagung manis terasa gurih dan disukai anak-anak dapat ditambahkan susu skim, supaya wangi dapat ditambah daun pandan. Masak di atas api sampai suhu 90 derajat C sambil diaduk-aduk agar tidak berbuih.

Susu jagung manis dapat disajikan dalam keadaan panas, hangat dan dingin/dengan es. Ketahanan susu jagung manis tanpa pengawet hanya 6 jam pada suhu kamar, apabila ingin tahan lama dapat disimpan pada ruang dingin/ dibekukan pada ruang beku.

Olahan susu jagung manis menjadi minuman yang menyehatkan juga dapat meningkatkan kesejahteraan petani, karena harga jagung manis dapat stabil baik pada saat musim panen raya maupun tidak. Kota Ambarawa dan sekitarnya merupakan penghasil jagung manis terbesar di Jawa Tengah, sehingga merupakan peluang bisnis yang menjanjikan di bidang agroindustri. (Supriyanto SP, STP-11)

Sumber: suaramerdeka.com

Friday, April 18, 2008

Luna Maya, Ikon KapanLagi.com




KapanLagi.com - Sebagai seorang model dan bintang film, nama Luna Maya sudah tak asing lagi bagi publik Indonesia. Terlebih lagi dara ayu kelahiran Denpasar ini juga sering terlibat aksi sosial di luar aktivitas keartisannya. Tak salah lagi jika KapanLagi.com memilih Luna sebagai ikonnya.

Karakter Luna yang fresh, cantik, smart, dan easy going sangat sesuai disandingkan dengan situs entertainment seperti KapanLagi.com.


Fresh. Terlihat dalam diri Luna yang selalu tampil stylish, gaul, modis, dan anggun. Kepiawaiannya dalam mix and match busana inilah yang menginspirasi Luna untuk membuka butik berlabel 'LM For Hardware'. Sebuah target dan langkah cerdas yang diambil Luna jika nantinya dirinya sudah tidak berkecimpung lagi dalam dunia hiburan. Pemikiran yang selalu baru dan mengarah ke depan itulah yang membuat KapanLagi.com kepincut dengan Luna.


Cantik. Tak bisa diingkari, gadis blasteran Jawa Austria ini memang selalu membuat orang tak pernah berhenti memandangnya. Terlebih lagi, paras dan kesederhaan Luna dalam setiap polesan wajahnya mencerminkan karakter KapanLagi yang cantik dan nyaman di mata.


Smart. Meski Luna harus cuti kuliah dari jurusan HI dan memutuskan terjun di dunia hiburan benar-benar diseriusi Luna. Membintangi 10 film lebih dan masuk nominasi Festival Film Indonesia untuk kategori Pemeran Wanita Terbaik lewat film RUANG, adalah buktinya. Memang belum menjadi prestasi yang mentereng bagi Luna. Tetapi Luna selalu optimis bisa meraihnya kelak. Sama seperti halnya KapanLagi.com yang terus berambisi memberikan yang terbaik dan menjadi nomor satu di dunia hiburan.


Easy going. Pembawaan Luna yang sederhana dan ramah, membuatnya begitu mudah disukai dan diterima oleh publik Indonesia. Karakter ini sama dengan prinsip yang diusung KapanLagi.com dalam penyajian berita dan informasi sehingga mudah diterima berbagai kalangan.

Semua kesamaan karakter itu sudah cukup untuk menjadi alasan kuat kenapa seorang Luna Maya begitu sepadan menjadi ikon KapanLagi.com. (kpl/rit)

UNTUK FOTO-FOTO LUNA MAYA KLIK DISINI
sumber: kapanlagi.com

Sejarah Google yang Unik




Google tak hanya unik dari asal katanya. Google pun memiliki latar belakang sejarah yang unik. Google lahir dari sebuah pertemuan dua pemuda yang terjadi secara tidak sengaja pada tahun 1995 lalu. Larry Page, alumnus Universitas Michigan (24), yang sedang menikmati kunjungan akhir pekan, tanpa sengaja dipertemukan dengan Sergey Brin, salah seorang murid (23) yang mendapat tugas mengantar keliling Lary.




Dalam pertemuan tanpa sengaja tadi, dua pendiri Google tersebut sering terlibat diskusi panjang. Keduanya memiliki pendapat dan pandangan yang berbeda sehingga sering terlibat perdebatan. Namun, perbedaan pemikiran mereka justru menghasilkan sebuah pendekatan unik dalam menyelesaikan salah satu tantangan terbesar pada dunia komputer. Yakni, masalah bagaimana memperoleh kembali data dari set data masif.

Pada Januari 1996, Larry dan Sergey mulai melakukan kolaborasi dalam pembuatan search engine yang diberi nama BackRub. Setahun kemudian pendekatan unik mereka tentang analisis jaringan mengangkat reputasi BackRub. Kabar mengenai teknik baru mesin pencari langsung menyebar ke penjuru kampus.

Larry dan Sergey terus menyempurnakan teknologi Google sepanjang awal 1998. Keduanya juga mulai mencari investor untuk mengembangkan kecanggihan teknologi Google.

Gayung pun bersambut. Mereka mendapat suntikan dana dari teman kampus, Andy Bechtolsheim, yang merupakan pendiri Sun Microsystems. ''Kami bertemu dengan Andy pada pagi buta, di serambi asrama mahasiswa fakultas Stanford, di Palo Alto,'' ujar Sergey. ''Kami memberikan demo secara singkat karena Andy tak memiliki waktu yang cukup lama. Lalu, dia hanya berkata, 'Mengapa tidak aku tulis cek untuk kalian?''

Sebuah cek senilai 100 ribu dolar AS diberikan oleh Andy Bechtolsheim. Sayangnya, cek itu tertulis atas nama perusahaan Google. Padahal saat itu perusahaan bernama Google belum didirikan oleh Sergey dan Larry.



Investasi dari Andy menjadi sebuah dilema. Larry dan Sergey tak mungkin menyairkan cek selama belum ada lembaga legal yang bernama perusahaan Google. Karena itu, dua pendiri Google ini kembali bekerja keras dalam mencari investasi. Mereka mencari pendana dari kalangan keluarga, teman, dan sejawat hingga akhirnya terkumpul dana sekitar 1juta dolar. Dan akhirnya, perusahaan Google pun dapat didirikan pada 7 Septembar 1998 dan dibuka secara resmi di Menlo Park, California.


PENULIS: jack Febrian -- Dosen dan Praktisi Teknologi Informasi di Bandung. Telah menulis beberapa buku, diantaranya Menggunakan Internet, Kamus Komputer dan Teknologi Informasi, Menjelajah Dunia dengan Google, Tentang Pendidikan Tinggi di Indonesia, dll..

9 Kiat Minta Maaf Pada Anak




Menjadi orangtua bukan berarti selalu benar dalam bersikap. Tak jarang, orangtua juga melakukan kesalahan pada anak, sehingga membuat hubungan terganggu. Inilah cara meminta maaf pada anak tanpa membuat Anda harus kehilangan wibawa di depannya.

1. Mengaku bersalah

Sadari bahwa Anda telah membuat kesalahan, dan akui itu padanya. Inilah salah satu faktor penting dalam meminta maaf. Tak jarang ini sulit dilakukan, karena orangtua merasa gengsi. Lupakan gengsi, kalau memang tak ingin masalah terus berlarut.

2. Tulus

Ketika meminta maaf, Anda harus tulus. Anak akan gampang mengetahui ketika Anda membohonginya tentang hal ini.

3. Tenang

Meminta maaf dalam keadaan emosi akan percuma. Kalau Anda belum bisa bersikap tenang, katakan padanya bahwa Anda butuh waktu untuk sendiri, sebelum melanjutkan pembicaraan dengannya. Kemudian, pikirkan apa yang terjadi dan apa penyebabnya agar pikiran jadi tenang.

4. Tepat sasaran

Katakan permintaan maaf Anda secara langsung dan dalam kalimat yang tidak berbelit-belit. Ingat, yang dimintakan maaf adalah sikap Anda yang baru saja terjadi, bukan kepribadian Anda. Misalnya, mintalah maaf atas kemarahan dan ucapan Anda yang kasar, bukan atas kepribadian Anda yang emosional.

5. Jangan menyalahkan

Jangan balik menyalahkan anak hanya untuk membenarkan sikap Anda. Misalnya, dengan mengatakan bahwa seandainya ia tidak malas, Anda tidak akan marah terus padanya. Ini sama saja Anda tidak meminta maaf, melainkan justru menyalahkannya.

6. Meminta maaf

Mengatakan bahwa Anda bersalah dan bertanya apakah ia mau memaafkannya akan mempermudah Anda mengungkapkan penyesalan, sekaligus membuat anak belajar memahami cara memperbaiki hubungan.

7. Evaluasi

Bersama anak, lihat kembali bagaimana Anda bisa menyelesaikan masalah itu dengan baik, dan sepakati cara yang akan dilakukan bila masalah yang sama terjadi lagi nanti.

8. Lupakan

Bagaimanapun juga, Anda hanya seorang manusia, yang tentu tidak sempurna dan bisa berbuat salah. Namun, jangan terus berkutat pada rasa bersalah Anda. Setelah meminta maaf, lupakan masalah tersebut dan berusahalah untuk tidak mengulanginya lagi, sama seperti ketika Anda memintanya tidak mengulang kesalahan.

9. Jangan berlebihan

Berlebihan dan selalu meminta maaf, bahkan untuk hal-hal yang sangat sepele, justru akan membuat Anda kehilangan wibawa. Mintalah maaf karena Anda memang bersalah, bukan karena Anda berusaha menerapkan disiplin atau hukuman yang terbilang wajar, atas kesalahannya


sumber: kompas.com

Saturday, April 5, 2008

10 misteri bayi kini terpecahkan !



Abel (18 bulan) tiba-tiba bersorak, “Yeah!” Tidak jelas mengapa ia bersorak seperti itu. Apakah untuk acara TV yang sedang asyik ditontonnya atau untuk menyambut sang mama yang baru pulang bekerja. “Itu tidak penting. Yang pasti nih, saya ikut-ikutan bersorak. Abel pun terkikik-kikik sampai bahunya terguncang-guncang. Entah mengapa waktu itu ia memamerkan gaya tertawa yang agak…. aneh,” tutur Ria Suryadi, mama satu anak yang tinggal di Perumahan Green Garden, Jakarta Barat.

Tiap harinya, ada saja polah baru Abel. Sekarang tertawa terkikik-kikik, padahal kemarin dia menangis tersedu-sedu dan kelihatan sedih sekali. Dan semua itu dilakukannya untuk menarik perhatian mama tercinta. Suami Ria sampai terkagum-kagum melihat ulah si kecil, bahkan berulang kali bertanya, “Siapa sih, yang ngajari dia tertawa seperti itu?” Atau kadang-kadang terselip nada bangga dari ucapannya, “Jangan-jangan ia punya bakat akting.”

Dulu, Ria cuma mengangkat bahu melihat polah Abel yang suka macam-macam. Tapi setelah curhat dengan beberapa sahabat yang punya anak lebih kecil dari Abel – plus mereka mengalami hal serupa – Ria jadi mengerti kalau sebagian besar tahapan tumbuh kembang tidak muncul begitu saja. Ternyata anak melatih dirinya setiap hari – dan dalam proses berlatih itu mungkin saja beraksi dengan cara yang mengejutkan, membingungkan, atau bahkan mengkhawatirkan.
Butuh bukti? Simak deh, cerita seru sahabat-sahabat saya tentang anak-anaknya. Plus simak juga penjelasan dari pakar perkembangan seputar apa yang terjadi pada bayi-bayi mereka.

1. “Bayi saya tidak pernah merangkak.”
“Tidak seperti kedua kakaknya, Dea (sembilan bulan) tidak melalui tahapan merangkak. Setelah mahir duduk, ia langsung berdiri dan merambat pada benda-benda di sekitarnya untuk mengambil sesuatu. Normal nggak, sih?” tanya Lani Wijaya, mama tiga anak yang tinggal di Petojo, Jakarta Pusat.
Pemecahan misteri: “Merangkak adalah keterampilan yang sifatnya teknis, dan tak ada cara paling benar untuk melakukannya,” kata Alison Gopnik, Ph.D., profesor psikologi di University of California, Berkeley, sekaligus penulis The Scientist in the Crib. “Beberapa bayi merayap di atas perutnya; sedangkan lainnya merangkak mundur. Sebagian lagi malah tidak pernah merangkak – dari duduk langsung berjalan.”
Gopnik menambahkan, “Bayi yang bobotnya lebih berat butuh waktu lebih lama untuk berlatih merangkak ketimbang bayi yang lebih kurus. Ini berarti bentuk tubuh bisa mempengaruhi gaya merangkak si kecil.”

2. “Reaksi si kecil suka berlebihan.”
“Pertama kali diajak ke Ancol, Dino (satu tahun dua bulan) senang sekali. Dengan antusias, ia berjalan di area jogging track yang ada di pinggir pantai. Tapi, begitu kami pindah ke area yang berpasir, ia langsung mogok jalan. Selain kelihatan ngeri, geli, dan jijik; Dino minta digendong dan tak mau sedetikpun bermain di pasir,” cerita Deviana, mama tiga anak dan warga Grogol, Jakarta Barat. “Rencananya sih, saya ingin memperkenalkan suatu pengalaman yang baru. Terbayang betapa gembiranya si kecil bermain di atas pasir yang lembut. Tapi ternyata.…”
Pemecahan misteri: Anak sering bereaksi berlebihan begitu menemukan sesuatu yang kontras. Tapi, itu juga merupakan pertanda baik. “Reaksi tersebut adalah sinyal kalau bayi semakin matang dan mampu membedakan sesuatu yang benar-benar lain,” tutur Stefanie Powers, pakar tumbuh kembang anak di Zero to Three, Washington, D.C. Bisa jadi, bayi Anda untuk pertama kalinya akan memperhatikan hal kontras yang ada di atas lantai, sesuai jarak pandangnya.

3. “Apakah sudah benar-benar bisa berteman?”
“Suatu Minggu, saya ajak Andin (satu tahun lima bulan) ke rumah Ricky, sepupunya yang sebaya, biar bisa main bersama. Tapi yang terjadi, Ricky malah tak mau lepas dari gendongan mamanya. Dan Andin? Ia malah lebih asyik memperhatikan botol jus yang dikocok-kocok mamanya Ricky. Bahkan, ia memandang dengan penuh takjub,” cerita Cynthia Djordy, mama dua anak yang bermukim di perumahan Jaka Sampurna, Bekasi Selatan. Gagal deh, misi Cynthia untuk mengajarkan Andin bersosialisasi.
Pemecahan misteri: “Selama ini, bayi-bayi dianggap tidak pernah memperhatikan anak lain,” kata Powers. Juga, tambahnya, ada daya tarik tersendiri dari gerakan cepat seseorang yang setinggi jarak pandangnya. “Bayi-bayi biasanya tertarik pada anak-anak yang duduk di lantai bersamanya dan suka bermain, serta tidak suka duduk diam di kursi seperti halnya orang dewasa.”

4. “Kok tak ada capeknya?”
“Setelah mahir duduk, Mandy (10 bulan) rajin memamerkan kemampuan berdirinya pada seluruh anggota keluarga. Dari posisi duduk, ia lalu berdiri dan bergoyang-goyang sebentar sambil memandang ke arah kami dengan bangga. Lucunya, hal itu tidak cukup dilakukan sekali saja, melainkan ‘harus’ berkali-kali. Saya tak habis pikir. ‘Apa nggak capek, tuh?’” tutur Lily Setyani, mama tiga anak yang tinggal di Green Vile, Jakarta Barat.
Pemecahan misteri: “Bayi belajar melalui latihan,” ujar Lise Eliot, Ph.D., penulis What’s Going On in There? How the Brain and Mind Develop in the First Five Years of Life. Mengulangi suatu tugas sampai berkali-kali amat besar manfaatnya bagi si kecil: Hal itu bisa memperkuat otot-otot dan membangun ‘jalur’ baru dalam otak, sehingga ia makin piawai saat melakukan berbagai gerakan. Semua itu membuat keterampilan motoriknya kian oke.

5. “Biarpun ngantuk, tetap saja tak mau tidur.”
“Begitu ngantuk menyerang, Ferren (satu tahun tiga bulan) suka ngadat. Ia mulai cari gara-gara dengan merengek, mengamuk atau membanting-banting mainan. Padahal, sebentar-sebentar mulut kecilnya menguap. Sebenarnya saya sudah tahu kalau Ferren sudah mengantuk berat. Tapi, jika saya mengajaknya ke kamar tidur, ia langsung meronta-ronta dan tidak mau dininabobokan. Ia berjuang mati-matian menahan rasa kantuk. Kalau ngantuk, kenapa ia malah sulit diajak tidur?” tanya Indriani Gunadi, mama satu anak yang tinggal di Menteng, Jakarta Pusat.
Pemecahan misteri: “Semakin muda usia bayi, semakin sulit bagi mereka untuk beralih dari satu kondisi yang membangkitkan semangatnya ke kondisi lain,” kata Gopnik. Sementara orang dewasa bisa secara bertahap mengikuti kantuknya, para bayi justru beralih dari suasana terjaga dan gembira ke kondisi super capek dalam sekejap mata. Perubahan mendadak ini membuat mereka butuh bujukan orang dewasa untuk tenang lagi.

6. “Ngomong apa sih?”
Kayla (sebelas bulan) sering mengeluarkan suara aneh yang diikuti ekspresi tertentu. Kadang dia berpura-pura batuk. Di lain waktu ia malah ‘menggeram’, yang disusul dengan menunjuk sebuah obyek sambil bergumam “Pa-pah!” Tadinya, saya kira ia ingin memanggil papanya. Ketika kami menunjuk ke papanya, dia malah cuek saja,” cerita Joanna Gunawan, mama dua anak yang bermukim di Panglima Polim, Jakarta Selatan.
Pemecahan misteri: Suara-suara ini adalah satu bentuk dari permainan vokal, yang merupakan bagian dari proses belajar bicara. “Awalnya bayi akan membuat suara semacam ini tanpa disengaja, namun bila orang tuanya terus mendorong, ia akan mencoba dan mencoba lagi,” kata Powers. Semakin banyak jenis suara yang dilontarkan, semakin baik – karena itu adalah persiapan untuk merangkai vokal dan konsonan menjadi suatu kata.
Bahkan cara Kayla menggerakkan tangan dan mengucapkan “Pa-pah!”adalah tahapan tumbuh kembang. “Awalnya, saat berinteraksi dengan Anda, bayi cukup puas dengan tersenyum dan bergumam. Lalu, sekitar usia sembilan bulan, ia mulai ingin tahu seputar apa yang Anda rasakan tentang sesuatu atau orang lain. Ini merupakan langkah untuk belajar bersosialisasi,” Gopnik bertutur. Begitu anak menunjuk-nunjuk dan mengeluarkan suara, sebenarnya ia memberitahu Anda bahwa ia menyadari adanya sesuatu, dan meminta Anda berbagi pendapat tentang hal itu.

7. “Tangannya suka iseng.”
“Saya sering memakai baju dengan belahan di tengah. Tapi anak saya, Della (10 bulan), selalu berusaha merapatkan belahan tersebut. Padahal, ia sedang asyik menyusu botol di pangkuan saya. Mula-mula saya bisa mengalihkan keisengannya dengan menyingkirkan tangannya. Namun, tak lama kemudian tangannya kembali ‘beraksi’. Bete, deh,” cerita Dewi Handayani, mama dua anak, warga Tebet, Jakarta Selatan.
Pemecahan misteri: Anda tahu persis kalau banyak mama secara alami bisa melakukan seabrek tugas sekaligus? Nah, begitu pula dengan beberapa anak. Bayi yang gelisah mungkin butuh aktivitas lain untuk menghibur dirinya selagi menyusu. Jika anak makin sulit dialihkan perhatiannya, ini sinyal kalau pikirannya berkembang pesat, kata Eliot. Lama kelamaan anak akan menyadari bahwa sesuatu akan terus ada, sekalipun tidak terlihat dengan kedua matanya.

8. “Ia kagum sekali dengan tangannya.”
“Bima (enam bulan) senang sekali bermain-main dengan tangannya. Kadang ia melambai-lambai, kadang menutup dan membuka telapak tangan. Ekspresinya suka agak bingung. Bisa jadi dia berpikir, ‘Kok bisa ya, tangan saya membuat gerakan seperti ini?’” cerita Sekar Ningrum, mama satu anak yang tinggal di Jelambar, Jakarta Barat.
Pemecahan misteri: Tepat sekali, seperti itulah yang dipikirkan Bima! “Dia jadi lebih pandai ’mengendalikan’ gerakan tangannya, namun tidak selalu menyadari bahwa dirinyalah yang membuat tungkai dan lengannya bergerak,” kata Powers. “Makanya dia terus menatap tangannya sambil berpikir, ‘Maksud kamu tangan ini tidak bergerak sendiri?’”

9. “Apa yang lucu sih?”
“Cici (tujuh bulan) bisa tertawa terbahak-bahak melihat saya memakai topi besar. Atau tawanya tiba-tiba meledak saat menyaksikan ayahnya naik kursi untuk membetulkan lampu. Apa lucunya ya?” cerita Tiara Ridwan, mama tiga anak yang tinggal di Tomang, Jakarta Barat.
Pemecahan misteri: “Hal yang tak terduga-duga bisa menjadi lucu,” kata Eliot. Cici tahu siapa yang ada di balik topi besar, sehingga menganggapnya sedang melakukan penyamaran yang menggelikan. Dan soal ayah yang naik kursi, mungkin nih, itu bukan hal yang biasa dilakukan ayah. Jadi amat menyenangkannya.

10. “Begitu kipas angin berputar, matanya tidak berkedip.”
“Pertama kali melihat kipas angin di langit-langit berputar, Raya (satu tahun) langsung memperlihatkan ekspresi ngeri. Walau begitu, matanya terus menatap kipas angin itu,” cerita Anneke S., mama dari dua anak yang tinggal di Batu Tulis, Jakarta Pusat.
Pemecahan misteri: “Bayi selalu terpesona pada sesuatu yang bergerak, dan dari perspektif evolusi hal itu bisa dimengerti,” kata Eliot. “Otak kita dirancang untuk keperluan itu – kita mencari predator alias pemangsa, atau hewan buruan. Tak heran bila si kecil (si pemangsa? hewan buruan?) tidak mau melepaskan pandangan dari kipas angin.”

Sandra Dewi Sabet Pendatang Baru Terfavorit IMA



Bak bintang kejora. Ungkapan ini mungkin pas untuk Sandra Dewi. Sebagai pendatang baru kariernya terus meroket. Ini dibuktikan dengan ditahbiskannya artis asal Pangkal Pinang ini sebagai Pendatang Baru Terfavorit dalam malam puncak ajang Indonesian Movie Award di JCC, Jum’at (28/3) malam.

Penampilan apik Sandra dalam film QUICKIE EXPRESS arahan sutradara Nia Dinata berhasil menyisihkan nominator lainnya, seperti Sarah Sechan ( PEREMPUAN PUNYA CERITA), Susan Bachtiar ( PEREMPUAN PUNYA CERITA), Titi Sjuman (MEREKA BILANG SAYA MONYET), Vollan Humongglo ( SANG DEWI), Adadiri Tanpalang (ANAK-ANAK BOROBUDUR) dan Marrio Merdhitia ( COKLAT STROBERI).


Raihan ini tentunya menjadi berkah tersendiri bagi Sandra setelah sempat dihempas kasus foto rekayasa tak sedap.


"Saya mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang berperan di film ini, Nia Dinata dan fans. Piala ini saya persembahkan khusus untuk fans. Ini merupakan pertama kalinya saya main film, pertama kali masuk nominasi dan pertama kali pula mendapatkan piala. Berarti dukungan terhadap saya cukup besar," tuturnya.


Dari awal sampai akhir, Sandra sama sekali tidak mengira dan tidak pernah berpikir akan terpilih dalam salah satu ajang festival film yang diakui oleh insan perfilman Indonesia. Ini mimpi yang menjadi nyata. "Dari awal saya tidak pernah berpikir, apalagi lainnya bagus-bagus dan nominatornya campur-campur. Rasanya luar biasa banget seperti mimpi. Ini impian saya dari kecil dan ini hasilnya," ujar Sandra berbinar.


Pun demikian, Sandra tidak ingin terbebani dengan piala tersebut. Baginya terus berkarya dan menjalin hubungan baik dengan fans adalah hal terpenting. "Meski banyak cobaan, aku hanya bisa berpasrah diri pada Tuhan dan ini adalah hadiah dari Tuhan. Ke depan terus berkarya," pungkasnya. (kpl/wwn/tri

Untuk foto-foto Sandra Dewi klik DISINI


SUMBER: KAPANLAGI.COM

Terapi batu panas (Hot stone massage)




MUNGKIN tidak banyak orang mengetahui bahwa batu bisa bermanfaat untuk kesehatan. Tidak hanya untuk rileksasi, tapi juga bisa menghadirkan keseimbangan spiritual.

Batu yang dipakai pun bukan sembarangan batu, tapi yang khusus untuk perawatan badan. Adalah batu alor, yang berasal dari Nusa Tenggara Barat. Jenis batu ini konon ampuh menghilangkan masuk angin, pegal-pegal, dan untuk melemaskan otot-otot yang tegang.

Biasanya batu ini disertakan dalam perawatan tubuh, yang biasanya dikenal dengan hot stone massage. Salah satu tempat spa yang biasa menggunakan batu panas untuk massage adalah Taman Sari Royal Heritage Spa (TSRHS).

Di TSRHS tamu diberi keleluasaan untuk memanjakan tubuhnya dengan perawatan hot stone massage. Mereka yang berusia dewasa, baik pria maupun wanita bisa menikmati treatment ini kapan saja. Hanya tidak boleh setiap hari, tapi minimal seminggu sekali.

Dalam realisasinya, batu yang akan dipakai dalam treatment memang harus direbus terlebih dahulu. Waktu yang dipakai untuk merebus sekira 10 sampai 15 menit. Lebih dari itu tidak bagus, karena batu akan bertambah panas.

"Batu alor memiliki pori-pori yang tidak terlihat dan berwarna gelap. Sehingga sangat memungkinkan saat direbus batu ini dapat menyimpan panas dengan sempurna," tutur Supervisor Trainning TSRHS Wiwit kepada okezone, Jumat (11/1/2008).

"Batu yang digunakan dalam terapi ini memiliki temperatur panas sekira 36 sampai 29 derajat Celsius," tambahnya.

Selanjutnya Wiwit menjelaskan, batu tersebut bisa diaplikasikan langsung hanya pada bagian tertentu. Misalnya yang paling sering adalah area punggung dan kaki. Aplikasi batuan ini bisa berupa peletakan pada titik-titik tertentu pada dua area tadi ataupun pemijatan titik tersebut menggunakan batuan.

"Kalau batu diletakkan pada punggung, kami biasanya memberikan pijatan dengan alat bantu batu panas di bagian kaki. Begitu juga sebaliknya," pungkas Wiwit yang mengaku hot stone massage paling lama dikerjakan selama 1,5 jam.
(tty)

sumber: okezone.com

Menimbang Ramalan Jayabaya



Mencermati karut-marut kehidupan bernegara dan berbangsa Indonesia dewasa ini mengingatkan kita pada Ramalan Jayabaya. Jauh sebelum bangsa ini terbentuk, Jayabaya telah memberikan ramalan untuk Tanah Jawa. Seruan prediktifnya kian terasa kebenarannya bukan hanya untuk Tanah Jawa, tetapi juga Indonesia sebagai bangsa.

Ramalan Jayabaya yang bernada kelabu pantas dikumandangkan lagi agar kita bisa berkaca diri. Para elite politik dan pemegang tampuk kekuasaan pun selayaknya merefleksi diri atas segala sesuatu yang telah dilakukan, yang seakan-akan justru ”menggenapi” ramalan itu.

Tradisi Jawa mengakui, Ramalan Jayabaya ditulis Jayabaya, Raja Kerajaan Kadiri (1135-1159) yang bergelar Sri Maharaja Sri Warmmeswara Madhusudanawataranindita Suhrtsingha Parakrama Digjayottunggadewanama.

Gelar yang amat panjang itu tertera pada tiga prasasti batu yang ditemukan dan dikenal sebagai peninggalan sang raja, yakni prasasti Hantang (1135 M), prasasti Talan (1136 M), dan prasasti dari Desa Jepun (1144 M).

Pada zamannya, ditopang kekuatan armada laut yang tangguh, kekuasaannya meluas tidak hanya meliputi Tanah Jawa, tetapi hingga pantai Kalimantan. Bahkan, Ternate pun menjadi kerajaan subordinat kerajaannya.

”Wolak-waliking zaman”

Sebagai raja dan pujangga, Jayabaya memandang jauh ke depan dengan mata hati dan perasaan. Ia meramalkan keadaan kacau balau, yang disebutnya sebagai wolak-waliking zaman. Keadaan zaman serba jungkir balik.

Keadaan wolak-waliking zaman terjadi karena akeh janji ora ditetepi. Akeh wong wani mlanggar sumpahe dhewe. Manungsa padha seneng nyalah. Ora nindakake hukum Allah. Barang jahat diangkat-angkat. Barang suci dibenci.

Sungguh mendasar prediksi Jayabaya terhadap perilaku sosio-politik. Bukankah dewasa ini ramalannya kian terbukti? Banyak orang ingkar janji, melanggar sumpah jabatan, dan senang berbuat salah, saling melempar kesalahan! Hukum Allah diabaikan. Yang jahat diangkat-angkat, yang suci dibenci.

Tidakkah perilaku ”oknum” anggota legislatif, eksekutif, dan yudikatif ”menggenapi” ramalan itu? Tengoklah rakyat yang terus-menerus harus gigit jari karena janji-janji yang diberikan para elite politik dan kekuasaan dicampakkan, habis manis sepah dibuang.

Kasus lumpur Lapindo, penggusuran, pembunuhan aktivis pembela HAM, dan banyak kasus lain serupa pun amat relevan dan signifikan ditempatkan dalam bingkai ramalan itu!

Ramalan Jayabaya pun menjadi kebenaran: Wong bener thenger-thenger (yang benar termangu-mangu tak habis berpikir karena dipersalahkan dan tidak diperhitungkan). Wong salah bungah (yang salah gembira ria). Wong apik ditampik-tampik (orang baik ditolak-ditampik). Wong jahat munggah pangkat (yang jahat naik pangkat). Itulah tanda wolak-waliking zaman.

Wolak-waliking zaman terjadi di bidang hukum dan keadilan. Banyak keputusan hukum mengabaikan rasa keadilan (ukuman Ratu ora adil) akibat keanehan kekuasaan yang jahat (akeh pangkat sing jahat lan ganjil), tebar pesona di atas penderitaan rakyat (akeh kelakuan sing ganjil).

Absennya nurani

Keadaan zaman yang jungkir balik merupakan akibat dari absennya nurani dalam hidup manusia. Tiada lagi kepekaan. Tata susila pun diabaikan (kasusilan ditinggal). Ini terindikasikan pada perilaku manusia yang sudah lali kamanungsan (lupa pada aspek kemanusiaan), perikemanusiaan kian hilang (prikamanungsan saya ilang). Bahkan, prikamanungsan diiles-iles, perikemanusiaan diinjak-injak!

Absennya nurani berdampak pada praktik korupsi dan segala akarnya. Menurutnya: Akeh manungsa mung ngutamake dhuwit. Luwih utama ngapusi. Wegah nyambut gawe. Kepingin urip mewah. Ngumbar nafsu angkara murka, nggedhekake duraka.

Ramalan ini pun menjadi kenyataan: banyak orang mengutamakan uang, maka mulai menipu dan korupsi. Inginnya kaya-raya, tanpa kerja keras, melampiaskan keserakahan, menghalalkan segala cara.

Lebih dari itu, tiadanya nurani yang mengarahkan kehidupan manusia membuat manusia kian durhaka. Angkara murka ngambra-ambra (angkara murka kian merajalela), akeh wong angkara murka (banyak orang angkara murka), nggedhekake duraka (membesar-besarkan durhaka).

Membaca Ramalan Jayabaya, rasa hati ini kian teriris menangis. Masih banyak ratusan kalimat prediktif bernada negatif lain yang diserukan Jayabaya. Merenungkan ramalannya, kian tergambar jelas keadaan Indonesia saat ini yang terpuruk oleh keadaan zaman yang jungkir balik karena orang tidak lagi mengedepankan hati, kemanusiaan, keadilan, dan kebenaran.

Kita pun tidak tahu lagi, entah kapan Ramalan Jayabaya itu tidak lagi terbukti untuk sepak terjang kehidupan bernegara dan berbangsa di republik ini!

Sumber:Kompas.com
Aloys Budi Purnomo Rohaniwan; Pemimpin Redaksi Majalah Inspirasi, Lentera yang Membebaskan-Semarang

Masakan Tengkleng khas Solo Jawa Tengah



Selain Nasi Liwet, makanan khas di Kota Solo yang sangat terkenal adalah Tengkleng. Beda dengan gulai kambing, Tengkleng tidak dimasak dengan santan. Dengan demikian, bagi yang takut akan kolesterol, paling tidak masakan ini aman dikonsumsi karena tingkat kolesterolnya lebih rendah dibanding sate atau gulai kambing. Dan yang menarik, masakan ini dibuat dari tulang-tulang kambing yang masih ada sisa-sisa dagingnya. Tulang kambing bahkan suka diborong pembeli karena sumsum di dalam tulangan dinilai lebih nikmat.

Salah satu warung Tengkleng yang sangat terkenal di Kota Solo adalah Warung Tengkleng Bu Edi di Pasar Klewer. Letaknya memang berada di Pasar Klewer, tetapi tidak di dalam pasar, yakni menempati salah satu sudut di bawah gapura pasar. Tempatnya juga tidak mewah, hanya berupa bangku panjang dengan kursi panjang dan letaknya juga di sudut yang agak menjorok ke dalam.

Tetapi soal terkenal, jangan ditanyakan lagi. Bahkan pembeli pun tidak jarang rela menunggu di tempat itu sampai penjualnya datang. Pasalnya, Bu Edi (65 tahun), penjual Tengkleng di Pasar Klewer itu baru buka sekitar pukul 14.00 WIB. Tak jarang pembeli kecele. Pasalnya, Tengkleng Bu Edi itu akan segera diserbu pembeli dan habis dalam jangka dua jam saja.

Bahkan pada bulan puasa seperti saat ini warung Bu Edi juga selalu dipenuhi pembeli. Sebagian di antara mereka memilih untuk dibungkus untuk dibawa pulang sebagai hidangan berbuka puasa.

Untuk makan Tengkleng memang ada seni tersendiri, sebab penikmat masakan ini harus memilih bagian tulang yang masih ada dagingnya. Dan untuk bisa mendapatkan sumsum yang sangat nikmat, mereka harus mengisapnya langsung dari tulang hingga keluarlah sumsum yang sangat lezat itu.

Warung Tengkleng Bu Edi ini sangat terkenal sejak tahun 1971, saat dirinya mulai merintis usaha ini. Setiap siang Bu Edi dibantu salah satu anaknya membawa barang dagangan dari rumahnya di Kampung Yosodipuran RT 01/03 Kedunglumbu, Pasar Kliwon Solo, dengan menggunakan becak. Setelah ditata di atas meja panjang, pembeli yang sudah lama menunggu langsung memesan.

Jangan bayangkan makan nasi Tengkleng dengan menggunakan piring. Di warung Bu Edi ini pembeli dilayani dengan menggunakan pincuk atau tempat yang dibuat dari daun pisang. Sendok yang digunakan juga sendok plastik. Sangat sederhana, memang. Tetapi tentang rasanya, melebihi rasa masakan dari rumah makan terkenal sekalipun di Kota Solo ini.

"Dalam satu hari kami menghabiskan sebanyak enam ekor kambing. Sebenarnya untuk memasaknya tidak memerlukan waktu yang lama, hanya butuh waktu dua jam. Namun, yang lama adalah untuk membersihkan daging dan memilih serta memisahkan daging kambing," kata wanita berputra lima ini.

Tulang yang masih ada tersisa dagingnya dipisahkan dari daging dan juga jeroan, seperti babat, usus, dan juga lidah kambing. Pasalnya, tidak semua pembeli menyukai semua bagian kambing. Setelah dipisahkan, lansgung dimasak selama dua jam, dan ditempatkan di enam panci besar.

"Saya lebih suka bagian lidah, rasanya empuk. Sebenarnya suka juga sumsum, tetapi kalau sumsum cepat sekali habis, karena banyak yang beli," ujar Tatik, salah satu pembeli yang selalu menyempatkan diri makan di Warung Tengkleng Bu Edi ini.

Hanya dengan mengeluarkan uang sebesar Rp 7.500, pembeli bisa langsung menikmati nasi Tengkleng yang lezat. Saat disinggung bumbu yang digunakan untuk memasak Tengkleng ini, Bu Edi menegaskan tidak ada resep khusus yang disembunyikan. "Semuanya sama seperti yang lain membuat Tengkleng. Kalau ini lebih dikenal, ya mungkin karena saya yang pertama kali berjualan di sini," ujarnya.

Terkenal dengan rasanya yang enak, tidak jarang Bu Edi mendapatkan pesanan dari hotel-hotel besar di Solo, rumah makan, dan juga usaha katering. Pembeli yang datang ke warung ini tidak saja mereka yang mampir setelah berbelanja di Pasar Klewer, tetapi sering pembeli yang sengaja datang ke sana untuk merasakan masakan ini. (Endang Kusumastuti)

Sumber:www.suarakarya-online.com

"SHARE " ARTIKEL INI KE TEMAN -TEMAN ANDA :

"Klik di gambar atau tulisan2 diatas/dibawah ini ! "/"Click on Pictures or Text on above/below " :

.

Pasang banner iklan anda disini ..Hanya Rp 10 rb/BULAN ! . Hub Andi email aeroorigami @yahoo.com :

create your own banner at mybannermaker.com!

SELAMAT DATANG ...

DI SITUS BLOG.. BERITA HARIANKU ..


Situs blog “Berita harianku” adalah situs blog yang berisi aneka informasi meliputi: berbagai macam artikel menarik dan unik yang diambil dari berbagai situs, informasi berita harian dari berbagai situs : kompas, liputan 6, detik, media Indonesia , antara, tempo dll, juga terdapat aneka link situs informasi seputar kesehatan, pengetahuan, kuliner, wisata, serta info-info menarik lainnya yang bermanfaat untuk Anda.

Situs blog “Berita harianku “ hadir untuk membantu memberikan layanan aneka informasi bermanfaat bagi Anda, bukan bermaksud untuk “menjiplak”/”mengcopy” artikel, melainkan untuk membantu mengumpulkan berbagai artikel menarik dari berbagai situs agar semakin banyak diketahui masyarakat luas. Turut berperan dalam memperhatikan kode etik jurnalistik serta hak cipta, dengan cara mencantumkan dan mempopulerkan situs asal sumber artikel serta penulisnya. Atas keberatan pemuatan artikel di situs blog ini, atau kritik dan saran, mohon kirim email ke aeroorigami@yahoo.com.

Segala bentuk layanan penjualan atau iklan di situs ini, bukan merupakan sebuah rekomendasi melainkan hanya sebagai penyampai informasi saja… Nikmati sajian informasi dari situs blog “Berita harianku” dan…Jadikan situs ini sebagai “teman” bacaan online Anda setiap harinya..!

_________________________________________________________________________________________


Search on "Google" :