Thursday, February 7, 2008

Kuil Sampo Kong di Semarang



Di Semarang, terdapat sebuah kuil Sam Po Kong yang dikenal dengan nama Kuil Gedong Batu. Menurut salah satu versi cerita, dalam salah satu ekspedisi Laksamana Zheng He, salah seorang orang kepercayaannya, Wang Jing Hong, tiba-tiba mengalami sakit parah. Sehingga armada berhenti di Semarang dan mereka menemukan sebuah gua untuk dijadikan sebagai tempat peristirahatan sementara. Kemudian, orang-orang membangun sebuah kuil di tempat itu untuk memuja Zheng He dan tempat tersebut dikenal dengan nama Gedong Batu atau Kedong Batu, yang berarti “tumpukan batu-batu alam yang digunakan untuk membendung aliran sungai”.



Di dalam kuil, dijumpai sebuah makam yang dikeramatkan sebagai makam Kiyai Juru Mudi Dampo Awang. Banyak yang mempercayai bahwa itu merupakan makam Wang Jing Hong. Menurut salah satu sumber, setelah beliau sembuh dari penyakit, Wang Jing Hong kemudian menetap dalam jangka waktu yang panjang di Semarang dan beliau berperanan besar dalam membangun Semarang. Sehingga, setelah kematiaannya, beliau dikuburkan di dalam kompleks kuil dan makamnya dikeramatkan.

Perayaan Zheng He l

Perayaan tahunan Zheng He merupakan salah satu perayaan utama di kota Semarang. Perayaan dimulai dengan diadakan upacara agama di kuil Tay Kak Sie, Gang Lombok yang dikenal sebagai kawasan Pecinan di Semarang. Upacara itu kemudian dilanjutkan dengan arak-arakan patung Sam Po Kong yang dipuja di kuil Tay Kak Sie ke Gedong Batu. Patung tersebut kemudian diletakkan berdampingan dengan patung Sam Po Kong yang asli di Gedong Batu.

Tradisi yang unik ini bermula sejak pertengahan kedua abad ke-19. Pada masa itu, kawasan Simongan di mana kuil Gedong Batu berada, dikuasai oleh seorang tuan tanah Yahudi yang bernama Johannes. Orang-orang yang hendak berkunjung ke kuil Sam Po Kong diharuskan membayar semacam wang masuk yang harganya mencekik leher. Karena kebanyakan peziarah tidak mampu membayarnya, kegiatan pemujaan kemudian dipindahkan ke kuil Tay Kak Sie. Sebuah replika patung Sam Po Kong dibuat dan diletakkan di dalam kuil tersebut. Pada setiap 29 atau 30 bulan keenam menurut penanggalan Imlek Cina, patung duplikat tersebut diarak dari Tay Kak Sie ke Gedong Batu yang dimaksudkan agar patung replika tersebut mendapat berkah daripada patung asli yang berada di dalam kuil Gedong Batu.

Kawasan Simongan kemudian dibeli oleh Oei Tjie Sien pada tahun 1879 atau tahun kelima Guang Xu. Oei Tjie Sien merupakan ayah dari Oei Tiong Ham, penderma yang juga dikenal sebagai “Raja Gula” Indonesia. Sejak itu, para peziarah dapat bersembahyang di kuil Gedong Batu tanpa dipungut biaya apapun dan urusan pengurusan kuil diserahkan kepada Yayasan Sam Po Kong setempat. Pawai Sam Po Kong itu dihidupkan kembali pada tahun 1930-an dan terus menjadi daya tarik utama hingga sekarang.








Sumber: http://www.chengho.org

No comments:

"SHARE " ARTIKEL INI KE TEMAN -TEMAN ANDA :

There was an error in this gadget
There was an error in this gadget

"Klik di gambar atau tulisan2 diatas/dibawah ini ! "/"Click on Pictures or Text on above/below " :

.

Please "Click " on this pictures or text below :

Pasang banner iklan anda disini ..Hanya Rp 10 rb/BULAN ! . Hub Andi email aeroorigami @yahoo.com :

create your own banner at mybannermaker.com!

SELAMAT DATANG ...

DI SITUS BLOG.. BERITA HARIANKU ..


Situs blog “Berita harianku” adalah situs blog yang berisi aneka informasi meliputi: berbagai macam artikel menarik dan unik yang diambil dari berbagai situs, informasi berita harian dari berbagai situs : kompas, liputan 6, detik, media Indonesia , antara, tempo dll, juga terdapat aneka link situs informasi seputar kesehatan, pengetahuan, kuliner, wisata, serta info-info menarik lainnya yang bermanfaat untuk Anda.

Situs blog “Berita harianku “ hadir untuk membantu memberikan layanan aneka informasi bermanfaat bagi Anda, bukan bermaksud untuk “menjiplak”/”mengcopy” artikel, melainkan untuk membantu mengumpulkan berbagai artikel menarik dari berbagai situs agar semakin banyak diketahui masyarakat luas. Turut berperan dalam memperhatikan kode etik jurnalistik serta hak cipta, dengan cara mencantumkan dan mempopulerkan situs asal sumber artikel serta penulisnya. Atas keberatan pemuatan artikel di situs blog ini, atau kritik dan saran, mohon kirim email ke aeroorigami@yahoo.com.

Segala bentuk layanan penjualan atau iklan di situs ini, bukan merupakan sebuah rekomendasi melainkan hanya sebagai penyampai informasi saja… Nikmati sajian informasi dari situs blog “Berita harianku” dan…Jadikan situs ini sebagai “teman” bacaan online Anda setiap harinya..!

_________________________________________________________________________________________


Search on "Google" :