Saturday, May 31, 2008

Visi Pendidikan Bill Gate untuk Indonesia




Beberapa waktu yang lalu, Bill Gates , Pendiri Microsoft corporation dari Amerika serikat, “Raja Software dunia” sekaligus termasuk dalam jajaran orang terkaya di dunia versi majalah Forbes,mengunjungi Indonesia dan mengadakan ceramah atau kuliah umum di hadapan presiden, para menteri, pengusaha dan mahasiswa Indonesia. Kehadiran Bill Gates tersebut, sebenarnya cukup menarik perhatian dan mengejutkan beberapa kalangan, mengingat beberapa waktu sebelumnya, Bill Gates sempat mengkritik Indonesia tentang pembajakan software yang semakin tak terkendali di Indonesia yang mengakibatkan kerugian di perusahaannya hingga jutaan dollar.

Namun..mengapa Bill Gates memutuskan untuk mau berkunjung ke Indonesia ?... bertemu presiden lagi ??!

Ternyata Bill Gates masih memandang Indonesia masih memiliki potensi luar biasa untuk mengembangkan bisnis software maupun bisnis lain yang berbasis pada teknologi informasi khususnya internet di masa datang. Potensi tersebut dapat terlihat dengan mencermati pertumbuhan pengguna internet maupun pemakai software di Indonesia yang semakin meningkat cukup signifikan dari tahun ke tahun.

Pada salah satu isi ceramah Bill Gates dihadapan presiden, sempat diutarakan mengenai visi, pandangan dan gagasannnya tentang pemanfaatan teknologi informasi khususnya internet dalam bidang pendidikan , terutama tentang sebuah inovasi baru bentuk dunia pendidikan di masa depan, dimana seluruh kegiatan pendidikan akan menjadi sangat berbeda di masa datang dengan menerapkan teknologi informasi (internet).

Kegiatan belajar mengajar akan diterapkan dengan konsep “ Satu siswa satu computer”. Komputer bagi siswa berfungsi sebagai “guru” sekaligus “buku”.

Sebagai “Guru” bahwa siswa dapat belajar dalam bentuk melihat dan mendengar metode pengajaran oleh kurator atau guru lewat media video yang di rekam dalam cd. Rekaman video ini tersedia dalam berbagai mata pelajaran formal maupun lewat video-video ilmu pengetahuan dari dalam maupun dari luar negeri. Sehingga siswa memiliki materi pelajaran yang lebih beragam, lebih mudah mendapatkannya, lebih menyenangkan dalam belajar, dan masih banyak manfaat lainnya yang menjadikan proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih cepat untuk mencerdaskan siswa, lebih efisien : karena sebenarnya siswa pun bisa belajar sendiri di rumah. Juga lebih interaktif artinya jika terkoneksi dengan internet, siswa dapat mengikuti pelajaran “online” yang tersedia di media internet baik dari seluruh Indonesia maupun dari seluruh dunia. Setiap siswa bisa dengan leluasa mengakses situs-situs yang bermanfaat dari masing-masing computer miliknya, juga dapat berkomunikasi dengan guru atau teman-teman lainnya dari seluruh dunia lewat media internet!




Sebagai “buku”…bahwa di masa depan, sistem belajar tidak lagi menggunakan buku “konvensional” yang memerlukan kertas dan percetakan, melainkan telah menggunakan “e book”. E book adalah sebuah buku yang disusun dalam bentuk file komputer sehingga tidak berbentuk buku nyata seperti pada umumnya. Siswa bisa membaca lewat komputer nya masing-masing, dan jika perlu bisa mencetak halaman demi halaman yang diinginkannya saja dalam bentuk cetakan, sehingga tidak memerlukan banyak kertas.
Bil Gates sempat menyebut dengan istilah “paperless”.


Dengan e book, siswa dapat membawa ribuan ebook dalam komputer atau laptop nya masing-masng, sehingga tidak perlu repot-repot membawa tas yang besar dan berat. Buku-buku pelajaran bisa semakin beragam untuk selalu dibawa ke mana-mana (karena bias disimpan di CD ). Dari pihak sekolah pun tidak memerlukan ruang perpustakaan dengan rak-rak buku yang mahal biaya pengadaannya. Selain itu, e book dapat dikirim via internet kapan pun dan di mana pun baik sampai pelosok desa maupun hingga keseluruh dunia. Pengadaan e book bun jauh lebih murah dan mudah pendistribusiannya .
Dengan begitu, sudah tergambar jelas .. bahwa dunia buku saat ini akan mengalami “perbahan besar yang sangat mendasar”. E book merupakan sarana penyampai ilmu dan pengetahuan yang paling efektif dan efisien di masa depan, baik di Indonesia nantinya maupun di seluruh dunia!




Untuk itu, saat inji sangatlah tepat jika e book mulai di perkenalkan secara meluas di Indonesia khususnya di bidang pendidikan baik di tingkat dasar maupun hingga ke pendidikan tinggi.
Masyarakat setidaknya harus mulai mengenal bagaimana cara membuat e book, mendistribusikan sekaligus memasarkannya. Juga dari aspek bisnis.. bagi kalangan pembuat buku , agar e book semakin mudah didapat dan dijangkau oleh seluruh masyarakat Indonesia.
Salah satu sumber informasi untuk mengetahui tentang seluk beluk tentang e book seperti telah diuraikan diatas, dapat anda peroleh lewat internet dengan mengakses situs http://www.mesinuangku.com.

Di situs ini dijual sebuah paket e book berjudul SISTEM MESIN UANG OTOMATIS (atau sering disingkat SMUO).. Dimana dalam e book SMUO ini diajarkan tentang bagaimana membuat sebuah e book mulai dai merancang awal, sampai pada pemasaranya. Selain ini, paket ebook SMUO ini disertai pula dengan sistem pemasaran “reseller” artinya jika anda membeli paket SMUO ini, anda secara otomatis mendapatkan website replika dimana anda berhak menjual kembali paket bisnis SMUO ini kepada mesyarakat dengan mendapatkan komisi 50 % dari harga SMUO, jika ada pembeli yang membeli SMUO melalui website replika anda.

Selain anda mendapatkan segala pengetahuan tentang seluk beluk e book, anda pun akan diajarkan bagaimana membangun sebuah bisnis e book anda sendiri, sehingga dapat menjadi “Mesin Uang Otomatis” anda.

Jika mencermati seluruh artikel ini, melihat bahwa dunia masa depan akan beralih ke “e book”, maka prospek paket e book SMUO ini akan menjadi potensi usaha yang menjanjikan di masa datang. ..Anda ingin mencoba?....Silakan klik di http://www.mesinuangku.com
 
Dari:
J. Ganang Andi - Semarang
http://www.mesinuangku.com

Suiseki..Mencintai Alam lewat Imajinasi Batu




Suiseki termasuk salah satu hasil karya alam yang indah dan penuh misteri. Terbentuk secara alami dari proses penderitaan panjang lewat kekuatan alam selama ribuan–malahan sampai jutaan tahun. Waktu mengamatinya, para pehobi suiseki punya beragam imajinasi. Itu sebabnya, hobi unik ini bisa disebut sebagai seni imajinasi.

”Mengamati suiseki bisa memberikan ketenangan dan kebahagiaan tersendiri,” sebut M. Paiman, ketua Perkumpulan Penggemar Suiseki Indonesia (PPSI). Dalam kekerasan bentuk dan kekuatan batu tadi terdapat kelembutan alami yang sangat memukau. ”Hati nurani terasa bergetar dan mampu membawa kedamaian dalam hati sanubari. Di sinilah, kita sadari betapa besarnya kekuasaan Tuhan Sang Maha Pencipta.”


Sejak awal, M. Paiman mengingatkan bahwa suiseki tak ada kaitannya dengan aliran agama atau kepercayaan. Filosofi yang agung itu didapat karena manusia mau mengenal lebih dalam tentang alam dan juga mau kembali ke alam. Dari situ, tentu saja semuanya balik lagi kepada keagungan Yang Maha Kuasa.
”Mengamati suiseki bisa dengan cara menyemprotkan air ke batu. Tiap batu punya karakteristik yang berbeda-beda. Ada yang yang sepuluh menit kering, ada juga yang kering setelah tiga puluh menit kita semprot,” ujar Paiman berusaha memberi contoh.
Lalu di mana keindahannya ? Di sinilah letak seni imajinasi suiseki berjalan. Pada keadaan setengah basah, batu bisa memberikan beragam persepsi tentang alam. Keindahannya akan terlihat sejalan proses menguapnya air dari permukaan batu.
”Puncak kebahagiaan dalam menatap pemandangan itu umumnya dirasakan pada saat batu perlahan-lahan mulai mengering.




Berubah sedikit demi sedikit dari gelap menjadi terang. Ini persis dengan terbitnya mentari pagi yang membawa perubahan pada lingkungan sekitarnya,” papar Paiman.
Kesabaran menanti datangnya momen seperti tadi merupakan intrik kedisiplinan yang kita bentuk dalam mengagumi suiseki. Pada saat ini, kolektor terbawa dalam bentuk ketenangan yang sempurna. Kalau sudah begini, nilainya tak bisa diganjar dengan uang. Kepuasan batin adalah jawaban segalanya.
Menurut Paiman, manusia itu bagaikan daun yang tertiup angin, mudah terpengaruh oleh emosi. Dengan memusatkan pikiran pada kekuatan dalam batu ini—dan belajar mengendalikan kekuatan yang kita pelajari dari kekuatan alam—banyak yang bisa kita resapi. Sebab, tiap batu yang beraneka ragam bentuknya itu sampai ke tangan kita setelah lewat perjalanan penderitaan panjang.


Penderitaan panjang sebuah batu itu terjadi selama ribuan, bahkan jutaan tahun. Selama itu, batu dibentuk alami lewat kikisan air sungai, derasnya air hujan, ganasnya gelombang laut dan dahsyatnya kekuatan alam.
Tampilan alami itu bukan tanpa cacat. Suiseki pun punya kekurangan dan kelemahan – seperti halnya manusia. Mereka yang biasa bertukar rasa dalam kontak batin dengan batu ini membentuk kecintaan alam yang dapat memperkuat iman dalam menghadapi ganasnya kehidupan. Pehobi suiseki umumnya menjadi orang yang rendah hati, pecinta kedamaian dan alam. Paling tidak, dia sadar bahwa segala sesuatu dicapai setelah lewat pengorbanan.
”Dan jangan lupa, kegemaran terhadap suiseki itu dilakukan tanpa merusak lingkungan. Ada beberapa kriteria utama yang harus diperhatikan sebelum memindahkan batu tadi dari alamnya,” ujar Budi Sulistyo, sekretaris jendral PPSI. Ada keseimbangan, kesebandingan, keiramaan, kekontrasan dan keharmonisan serta kemenyatuan.
Selain kriteria tadi, kekerasan batu juga tak bisa disepelekan. Suiseki yang mendekati sempurna, kekerasannya seharusnya lebih dari 4,5 skala MOHS. Suiseki juga tak boleh tergores oleh pisau saku. Sentuhan tangan manusia harus diminimalkan, kalau tak mau mengurangi penilaian.




Hadi Wijaya, kolektor suiseki asal Bogor mengaku kepincut suiseki sekitar tahun 1970-an. Dia mengaku banyak belajar pada orang Jepang. ”Pada dasarnya saya memang suka dengan batu-batu alam. Setelah belajar itu, saya makin serius menekuni hobi ini.”
Koleksi Hadi jumlahnya sudah ribuan. Untuk kualitas yang baik, katanya ”cuma” ada ratusan saja. Koleksi yang paling dia senangi adalah fosil batu asal Sungai Baliem, Papua. Fosil ini disebut Amonet. Umurnya lebih dari 170 juta tahun.
Untuk mendapatkan fosil batu itu, Hadi sudah tiga kali bolak-balik menyusuri sungai di kawasan Lembah Baliem itu. ”Saya pertama kali mencari pada 1993 dan terakhir tahun 1995. Kalau sekarang saya sudah nggak berani lagi. Waktu dulu saja saya diantar oleh polisi setempat.” Alasan keamanan tampaknya yang menjadi pertimbangan Hadi.
Saking sayangnya pada koleksi suiseki, Hadi pernah menampik tawaran 7.000 dolar AS. Ceritanya, ada kolektor asal Taiwan yang kepincut dengan ”Black Beauty”, salah satu koleksi suiseki miliknya. Batu indah ini didapat dari Sungai Umbilin, Padang. ”Batu ini pernah dapat nominasi pada Pameran Akbar Seni Suiseki Nasional 1996, 31 Agustus—8 September 1996, di Istora Senayan Jakarta.”
Kata Hadi, secara garis besar bentuk suiseki dapat dibedakan menjadi enam kelompok besar, yaitu pemandangan alam, simbolik, abstrak, indah serat, indah warna dan fosil. Bisa dikatakan bahwa kelompok pemandangan alam, simbolik dan abstrak punya keindahan karena ungkapan dan imajinasi manusia. Sedang sisanya punya keindahan karena pancaran suisekinya sendiri.
Kalau dikaji secara mendalam, pembagian kelompok tadi hanyalah bersifat garis besar. Sebab masih banyak variasi suiseki yang lain. Perkembangannya mirip dengan tampilan gaya seni dasar bonsai. Dengan begitu, penerapan pengelompokan suiseki sudah sepantasnya diberlakukan secara longgar dan tak kaku. Jangan lupa, nilai keindahan kadang-kadang diterima secara objektif dan bisa juga ditampilkan secara abstrak.
(SH/bayu dwi mardana)sinarharapan.co.id

Nikmatnya sate domba afrika




Menyantap sate ayam atau kambing itu biasa. Tapi jika sate domba Afrika? Ini mungkin masih jarang terdengar. Tapi bagi pencinta kuliner, sate domba Afrika sudah akrab di telinga. Untuk menuntaskan rasa penasaran, saya mengunjungi kedai sate domba Afrika di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.


Seporsi Sate Domba Haji Ismail

Buat Anda yang baru datang ke tempat ini, mungkin agak kesulitan mencari kedai ini. Namun, hampir semua orang di kawasan jalan K.S. Tubun mengenal kedai ini. Pemiliknya adalah Haji Ismail Coulubally, 50 tahun. Orang sekitar akrab memanggilnya Pak Haji.

Letak kedai Pak Haji agak menyempil di sebuah kawasan bangunan kuno tepat di samping Museum Tekstil.

Kalau yang ada di kepala Anda saat ini adalah sate dengan menggunakan tusuk seperti yang banyak dijual, pasti Anda akan kecele setelah melihat tampilan sate ini. Sate domba ini sama sekali tak mengenakan biting, melainkan lebih mirip daging barbeque, yang dipanggang dan disajikan tanpa tusuk. “Dari sananya memang tak memakai tusuk,” ujar Ismail.



Peta Afrika di Kedai H. Ismail

Kedai yang tampak sederhana dan hanya dipasangi peta Benua Afrika itu saat saya sambangi sudah terlihat sepi. Untung saja, berkat kebaikan Ismail, saya masih bisa mencicipi seporsi sate ini. Daging domba yang dipanggang itu terlihat menggoda. “Ini domba spesial,” kata pria asal Mali ini. Aromanya memang tak terlalu menusuk seperti sate kambing biasa, bahkan bau prengus-nya tak ada.
Domba yang dipilih adalah domba dari kawasan Cipanas, Jawa Barat. Menurut Ismail, domba ini merupakan domba kualitas terbaik. Herman, salah seorang pegawai di tempat ini, memperlihatkan kepada saya gambar saat domba-domba itu akan diangkut ke Jakarta. Domba yang dipilih sudah tanpa kepala dan kulit.

H. Ismail tengah membantu anak buahnya

Meski banyak peminat, tempat ini hanya menghabiskan dua ekor domba. Karena itu, sate di kedai yang buka pada pukul 10.00 WIB ini sudah habis saat waktu menunjuk pukul 14.00 WIB. “Pak Andi Mallarangeng pernah kehabisan waktu datang ke sini,” kata Herman menunjuk juru bicara kepresidenan.
Sebelum sampai ke meja pelanggan, proses penyiapan sate ini cukup panjang. Daging domba yang dipotong menjadi 24 bagian kemudian dibakar di atas bara hingga 70 persen matang. Nah, uniknya, api dari bara itu tak boleh sampai menjilati daging. Karena itu, Herman sesekali menyemprotkan air agar api tak menyentuh daging. Potongan daging itu kemudian dimasukkan ke sebuah panci besar untuk kemudian diungkep di atas bara tersebut.
Setelah 20 menit, cairan lemak yang mengisi setengah panci kemudian dibuang. Daging lalu dipotong menjadi bagian yang lebih kecil, kemudian dibakar lagi hingga matang dan tak ada lemak yang tersisa. “Ada orang yang pernah terserang stroke tetap datang ke sini dan kadar kolesterolnya tak naik,” kata Herman.
Masih ada proses yang harus dilewati, yaitu daging yang sudah dibakar itu dikumpulkan dalam sebuah panci yang lebih kecil. Nah, atraksi yang berbunyi glutak-glutuk pun dimulai. Daging tersebut rupanya dicampur dengan bumbu, seperti garam dan kaldu. Atraksi yang mirip seorang bartender mencampur minuman itu dimaksudkan agar bumbu meresap ke daging. Daging yang dikocok cukup lama itu akhirnya siap dihidangkan.
Daging yang sudah disusupi bumbu itu kemudian dihidangkan dengan irisan bawang Bombay. Untuk cocolannya, mustard berwarna kuning dicampur sambal Lampung yang pedas. Eit, jangan langsung mencocol daging dengan sambal. Agar sensasinya terasa, saya mencoba menyantap daging tanpa campuran sambal. Serat daging domba yang kasar memang masih terlihat mencolok. Saat gigitan pertama, daging rasanya menghantam-hantam lidah.
Mulut pun bergoyang-goyang mencabik-cabik daging yang empuk itu. Kemudian daging saya cocolkan ke sambal yang sedari tadi menggoda. Sambal yang dicampur mustard itu memberikan sensasi rasa pedas manis yang aduhai. Irisan bawang Bombay menjadi pelengkap yang mantap. Sayang, saya tak bisa menikmati pisang tanduk goreng, yang seharusnya menemani sate ini.







Sambal khas Mali, saya sempat merasakan pedasnya huuuhhh…
Jika Anda kehabisan sate di kedai Ismail, pada malam hari datanglah ke Jalan Gajah Mada. Di antara deretan pedagang kaki lima dan penjual obat, ada pula warung sate domba Afrika milik Ferki. Tempat ini sama sekali tak ada hubungannya dengan kedai Ismail. “Saya mencobanya dengan cita rasa yang lebih lokal,” katanya.

Tak ada perbedaan yang mencolok. Hanya, daging sate di tempat ini lebih terasa kaldunya. Ferki mengakui campuran kaldunya memang dia perbanyak agar gurihnya lebih nyangkut. Mustard-nya pun tak dicampur seperti di kedai Ismail. Mustard dipisah dan sambalnya kurang terasa pedas. Untuk mendapatkan seporsi sate, uang yang mesti dirogoh Rp 35 ribu. Ingat, seporsi biasanya cukup untuk dua orang. l JULI HANTORO

Note: Tulisan ini pernah dimuat Koran Tempo (21\77)


Pendidikan Anak di Era Millenium





Bagaimana Memanfaatkan Teknologi Informasi dan Multimedia untuk Pendidikan Anak?


Anak adalah Amanah Bagi Kita


Anak adalah masa depan bangsa. Dan bagi kita, anak adalah amanah. Merekalah yang akan menggantikan generasi kita dalam membawa bangsa ini menuju masa depan. Merekalah cerminan kita di masa mendatang. Jika masa depan bangsa ini buruk rupa, janganlah dipecah cermin itu. Tetapi mari perbaiki wajah kita saat ini agar masa depan mereka cerah.

Tantangan yang mereka hadapi saat ini, saat mereka menginjak dewasa, berbeda dengan tantangan yang dulu kita hadapi pada usia yang sama. Dua puluh atau empat puluh tahun yang lalu, kita belum terlalu menemui hingar bingar mode, budaya, dan informasi. Tapi kini, begitu anak-anak kita berumur 4 tahun, sudah harus berhadapan dengan persaingan yang serba cepat dan berat. Masuk kelas 1 SD mereka sudah harus bisa membaca, menulis, dan berhitung. Mereka harus memiliki energi yang lebih besar untuk  belajar Sempoa, metode Aritmetika, les tambahan, komputer, internet, dan lain-lain.

Begitu cepatnya perubahan jaman, membuat metode pendidikan anak dua tahun yang lalu sudah tidak cocok lagi jika diterapkan begitu saja sekarang. Lingkungan dan tantangan yang berbeda membuat kita sebagai orang tua ataupun para pendidik dan pengasuh anak harus memperbaharui pengetahuan, dan metode pendidikan bagi anak kita.
Karena kurangnya informasi, pengetahuan, dan kesadaran tentang pendidikan anak, menyebabkan masih begitu banyak orang tua yang membesarkan anaknya dengan cara-cara tradisional puluhan tahun yang lalu. Anak terlalu diberi begitu banyak kebebasan yang mereka belum sanggup memegangnya. Atau anak terlalu banyak ditekan sehingga mematikan potensi dan kreativitas dalam dirinya. 

Kini, anak bukan lagi sebagai selembar kerta putih yang siap kita tulis dan corat-coret, atau seonggok tanah liat yang siap kita bentuk menjadi patung sesuai keinginan kita. Tetapi kini anak ibarat sebuah umbi bawang merah. Begitu kita buka lapisan luar, akan terlihat lapisan dalamnya. Setiap lapisan mengandung potensi-potensi terpendam yang harus kita buka dan siapkan lingkungan yang mendukung pengembangannya. Tugas kita adalah membuka lapisan-lapisan bawang tersebut, lapisan-lapisan potensi yang terpendam agar anak menjadi dirinya sendiri, dengan potensi alamiah yang mereka bawa dari Tuhan. Tugas kita adalah menemukan potensi-potensi yang dibawa anak-anak kita dan memberikan lingkungan yang kondusif bagi mereka untuk tumbuh dan berkembang secara alamiah dan optimal.

Untuk 90 Anak atau 9 Juta Anak?

Beruntung anak-anak yang memiliki orang tua yang peduli dengan pendidikannya, dan berada di kota-kota besar seperti Bandung dan Jakarta. Fasilitas pendidikan anak mudah diperoleh. Kelompok bermain buat mereka juga banyak. Acara-acara seminar, workshop, maupun pelatihan bagi orang tua untuk pendidikan dan perkembangan anak juga sering diadakan. Mereka memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan lingkungan yang menyuburkan perkembangan potensinya.
Sebuah kelompok bermain untuk anak umur 2 sampai dengan 6 tahun, bisa memiliki peserta sebanyak 90 orang anak pada saat yang sama. Di sini, anak-anak tersebut bermain dan belajar dengan panduan dari instruktur yang memiliki ilmu pendidikan anak dan psikologi anak dengan baik. Instruktur ini selalu memperbaharui wawasannya seiring dengan perkembangan jaman. Anak-anak akan terbuka lapisan-lapisan potensinya, akan berkembang, dan tidak terkejut dengan perubahan jaman yang begitu cepat. 

Namun, berapa banyak anak-anak Indonesia yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, dan tidak seberuntung mereka? Bagaimana kita bisa turut membantu mereka, para orang tua dan para pendidik agar tetap bisa membesarkan anak-anak bangsa dengan baik? Haruskah semua ini menjadi tanggung jawab pemerintah saja yang  dalam kondisi sekarang sedang sulit? Apakah kita sebagai orang tua, seorang kakak, seorang guru TK, seorang mahasiswa, seorang pemerhati pendidikan anak, dan siapa pun kita, dapat dengan nyata membantu mereka?
Bisa. Dengan memanfaatkan teknologi informasi dan telekomunikasi, kita bisa berperan serta bagi jutaan anak bangsa. Ilmu pengetahuan yang dimiliki oleh sebuah kelompok bermain, yang pada saat yang sama hanya bisa diterapkan pada 90 orang anak, kini bisa bermanfaat untuk 900 anak, 9000 anak, 90.000 anak, 9 juta anak... Bagaimana ini bisa terjadi?

Anda punya koleksi artikel, kliping, tulisan, proceeding, rekaman kaset, video seputar pendidikan anak? Itu adalah ilmu pengetahuan yang sangat berharga bagi bangsa Indonesia. Video aktifitas anak-anak ketika membuat mainan dari kulit jaruk Bali, membuat gambar kambing dari potongan-potongan kertas warna-warni, permainan di alam, menyeberangi sungai, mengumpulkan kerang, dan sebagainya merupakan bahan yang berharga untuk dibuat VCD multimedia tentang pendidikan anak, yang berasal dari lingkungan kita sendiri.

Jika semua itu kita sebar luaskan melalui jaringan perpustakaan digital Indonesia, dan dibuat versi multimedia VCD yang menarik, maka akan semakin banyak orang tua dan pendidik yang akan tercerahkan, bertambah wawasannya. Mereka bisa menerapkannya buat anak-anak yang sedang mereka bimbing, yang pada awalnya mereka tidak terpikir melalukan hal-hal sederhana tersebut yang ternyata cukup membangun potensi anak. Sawah, ladang, sungai, jalan yang masih alamiah di desa-desa, ternyata menjadi tempat belajar dan bermain yang sangat baik bagi anak-anak, jika para orang tua dan pendidik tahu bagaimana cara memanfaatkannya.

VCD bukan barang mewah lagi dan kini mudah ditemukan di desa-desa. Guru-guru TK disana bisa belajar dari VCD ini. Para orang tua akhirnya tahu bagaimana cara mendidik anaknya, dan tidak lagi dengan cara tradisional yang menekan kreatifitas anak. Sedangkan di kota kabupaten atau kecamatan, mereka bisa mengakses informasi terbaru melalui perpustakaan digital yang ada di warung-warung internet di sana.
(sumber: itb.ac.id)

Friday, May 2, 2008

Mari...membangun bisnis e-book di Indonesia !



Perkembangan teknologi informasi khususnya internet di Indonesia tercatat mengalami pertumbuhan yang pesat. Data dari APJII (Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia ) mencatat seja awal populernya internet di Indonesia dari th. 1996 hingga th. 2004, jumlah pemakai internet meningkat tajam dari sekitar 512.000 orang menjadi hingga 12.000.000 orang. Selain itu, pemerintah akhir-akhir ini juga tengah menggalakkan berbagai program untuk memasyarakatkan internet seluas-luasnya hingga ke pelosok desa. Bahkan pemerintah pun sampai menargetkan peencapaian penambahan pemakai internet sebanyak 60 juta orang hingga tahun 2015 mendatang.
Hal ini menunjukkan bahwa sarana komunikasi lewat internet merupakan sebuah terobosan besar komunikasi yang telah dapat diterima oleh masyarakat Indonesia.

Sejalan dengan itu, akhir-akhir ini pula telah banyak sebagian masyarakat kita yang telah mengenal, menjalankan, dan bahkan menaraih kesuksesan dengan memanfaatkan internet sebagai sarana peluang bisnis yang menjanjikan. Banyak ide dan pemikiran peluang bisnis yang dapat dijalankan lewat internet, diantaranya semisal “menjamur” nya situs-situs berita, situs-situs portal hiburan, situs-situs iklan baris, situs mesin pencari, situs-situs penyedia jasa hosting dan nama domain untuk website , dan masih banyak lagi. Lewat pembuatan situs-situs semacam tersebut diatas, pebisnis internet Indonesia mampu meraih keuntungan hingga jutaan rupiah setiap bulannya yang didapatkan lewat pembayaran iklan seponsor yang ditampilkan dalam situs-situs tersebut maupun dari hasil penjualan produk atau jasa yang ditawarkan dalam situs tersebut. Hal ini menunjukkan pula bahwa bisnis lewat internet merupakan sebuah peluang bisnis usaha kecil dengan modal terjangkau yang sangat prospektif bagi kalangan menengah ke bawah di Indonesia.

Salah satu bentuk peluang bisnis lewat internet yang cukup memiliki prospek cerah di masa datang adalah ber bisnis e book.




Bisnis e book adalah membuat buku yang dibuat dalam bentuk format computer ( digital) dan menyatukannnya dalam paket website bisnis e book, yang, mampu mengotomatisasi proses pemasaran, distribusi dan penjualannya. Bisnis e bookj sebenarnya tak jauh beda dengan bisnis buku konvensional, hanya saja pada pembuatan, pemasaran dan distribusi nya tidak perlu melibatkan jasa percetakan, penerbit maupun toko buku.. Jadi sang penulis dapat menjalankan bisnis e book nya sendiri dari proses pembuatan, distribusi dan penjualannya. Hal ini jelaslah sangat menguntungkan bagi sang penulis, karena keuntungan yang didapat bisa menjadi berlipat ganda. Selain itu, bisnis ebook memiliki beberapa kelebihan diantaranya: e book dapat dengan mudah dibawa kemana-mana dalam jumlah tak terbatas jika disimpan dalam laptop/notebook, dengan disatukannya dalam paket website interaktif, mampu dipromosikan hingga ke seluruh dunia lewat internet, mudah pengirimannya jika ada yang membeli e book, dapat dibeli tanpa harus keluar rumah selama 24 jam nonstop (karena website selalu online 24 jam bukan?) , Tak perlu repot-repot berinteraksi dengan jasa penerbit, percetakan atau membayar gaji untuk memasarkan sebuah e book.

Di seluruh dunia, bisnis e book telah melahirkan banyak jutawan baru yang telah menghasilkan berbagai macam e book populer dunia. Beberapa diantaranya adalah: www.hypnoticselling secrets.com,www.marketingtips.com,www.makebuyeasy.com,www.netbreakthrought.com dan masih banyak lagi. Anda dapat mencari nya lewat situs mesin pencari dengan mengetikkan kata kunci : “most popular e book in the world”, atau “E book directories” atau “e book” atau kata lain yang relevan.



Di Indonesia sendiri, ada beberapa contoh bisnis e book , diantaranya adalah: www.bisnis-ebook.com,www.carabisnis.com,www.anakjenius.com,www.bisniswanita.com dll.

Diantara situs-situs e book diatas, terdapat sebuah situs e book yang paling popular saat ini yaitu yang berjudul “Sistem Mesin Uang Otomatis” atau sering disingkat SMUO.
Yang beralamat di www.mesinuangku.com. Ebook SMUO ini adalah e book tentang tehnik dan cara membuat dan memasarkan ebook beserta paket website pendukungnya sehingga mampu menjadi “mesin uang otomatis” yang mampu memberikan penghasilan tak terbatas bagi pemiliknya. Didalamnya terdapat tuntunan langkah demi langkah dengan bahasa yang mudah dipahami sehingga cocok bagi Anda yang sama sekali belum memiliki pengetahuan dalam bidang IT maupun bisnis ebook.


Kelebihan SMUO dari situs mesinuangku.com ini adalah dengan membeli e book SMUO selain anda mendapatkan e book SMUO, anda juga akan memperoleh hak jual kembali produk e book SMUO dengan memperoleh “fee” sebesar 50 % yang ditransfer pembeli langsung ke rekening Anda, jika mereka membeli SMUO melalui website replika Anda yang secara otomatis anda dapatkan pada saat anda membeli produk SMUO. Anda dapat mempromosikan situs/webste replika tersebut agar mampu meraih banyak pembeli. Jadi anda pun dapat langsung memiliki sebuah paket bisnis e book SMUO tanpa repot-repot membuat paket bisnis e book sendiri.

Dengan anda memesan SMUO di situs www.mesinuangku.com, anda tidak hanya mendapatkan paket bisnis ebook SMUO saja, melainkan juga bonus-bonus menarik berupa informasi dan tips-tips bermanfaat tentang tehnik-tehnik berpromosi di internet serta wawasan pengetahuan lain seputar internet marketing. Dan ini semua dapat anda dapatkan dengan harga yang sangat murah yaitu sekitar Rp 200.000,- saja.

Paket bisnis e book Smuo telah memiliki lebih dari 2500 agen reseller dari seluruh Indonesia dan merupakan bisnis e book yang memiliki jaringan pemasaran terbesar di Indonesia sampai saat ini. Banyak orang telah sukses dan meraih keuntungan besar sebagai agen reseller mesinuangku.com ini. (Simak kisah mereka DISINI

Jadi , memiliki sebuah paket bisnis e book di Indonesia ini menjadi cukup mudah, murah dan memilki potensi bisnis yang cerah di masa datang, mengingat pada masa kini dan masa mendatang, orang akan selalu membutuhkan yang namanya informasi lewat buku atau e book. Peluang bisnis e book merupakan potensi yang besar juga karena pada masa datang, orang menjadi lebih mudah dalam membeli sebuah e book tanpa perlu keluar rumah menuju toko buku. Selain itu, orang dapat membawa dan menyimpan hingga ribuan e book hanya dalam sebuah komputer PC atau laptop nya sehingga tidak memerlukan ruang perpustakaan maupun rak buku, juga sangat mudah dibawa kemana mana . Cukup dengan duduk di depan computer/ laptop, anda dapat membeli sebuah e book dengan melakukan transfer antar bank secara online dari manapun dan kapanpun selama 24 jam nonstop! Jauh lebih praktis dari bisnis buku konvensional bukan?

Anda pun dapat membuat e book anda sendiri beserta paket website pendukungnya dalam bahasa Inggris, sehingga pasar penjualan e book anda dapat menjangkau hingga ke seluruh dunia. Mengenai pembayarannya, cukup mengandalkan kartu kredit Anda dan sestem pembayaran via online dunia semisal lewat paypal.com, segalanya menjadi semakin lebih mudah.

Jadi, jika anda memilki “pengetahuan” yang berasal dari minat, bakat, hobi atau dari bidang pekerjaan anda saat ini, mengapa tidak mencoba ber bisnis e book ?


sumber: http://www.mesinuangku.com

Pesona Gunung dan danau Batur




Di daerah pegunungan sekitar Kintamani, terdapat Gunung Batur dengan danau kawah yang dalam dan mata air panas yang bergolak. Udara pegunungan yang sejuk disertai pemandangan ke seluruh arah, sama indahnya dengan keberadaan beberapa candi penting, yang telah membuat Kintamani menjadi salah satu tempat yang tidak terlupakan dalam agenda wisatawan Bali.

Gunung Batur sebenarnya hanya merupakan salah satu gunung berapi kecil, namun letaknya berada di tengah-tengah kawah besar berdiameter 14 Km. Selain itu, Gunung Batur bersebelahan dengan Danau Batur yang berbentuk sabit yang dikelilingi tembok tinggi pinggiran kawah. Ukuran kecuraman kawah akan membuat Anda membayangkan letusan dahsyat dari Gunung Batur yang terjadi sepuluh ribu tahun yang lalu.

Gunung ini masih aktif sampai sekarang seperti penduduk Bali yang masih mengingat letusan yang terjadi pada tahun 1917 tersebut dimana erupsi tersebut telah mengambil ribuan nyawa dan menghancurkan ratusan candi. Erupsi lainnya sering terjadi setelah kejadian tersebut, sehingga memaksa masyarakat lokal untuk diungsikan, bersama dengan beberapa candi meliputi salah satu candi utama Bali, Pura Ulun Danu. Candi Pura Ulun Danu yang semula berada di dalam kawah yang besar, kemudian dipindahkan ke puncak bukit. Sekarang, Candi Pura Ulun Danu menawarkan sebuah pemandangan Gunung Batur yang menawan.





Anda dapat mencapai lokasi Gunung Batur dengan menggunakan taksi atau menyewa mobil. Anda juga dapat bergabung dengan sebuah tour untuk mengunjungi Gunung Batur dan Danau Batur. Wisatawan dapat berganti bis antara Bali Selatan dan Lovina, kemudian berhenti di Kintamani

Tempat Menginap

Terdapat beberapa tempat penginapan mulai dari hotel berbintang sampai dengan jenis home stay di Kintamani. Anda dapat memilih salah satunya untuk menginap sesuai dengan budget Anda.

Tempat Bersantap


Di Penelokan (tempat melihat-lihat), terdapat beberapa restoran, dimana Anda dapat beristirahat dan mendapatkan menyantap makanan yang sesuai dengan selera Anda.

Berkeliling
Untuk mengelilingi wilayah Batur, Anda hanya perlu berjalan kaki atau dapat juga menyewa sepeda.

Buah Tangan

Di sebelah utara, terdpaadt sebuah pasar, yang akan penuh selama tiga hari yaitu pada Hari Paseh (kalender penduduk Bali). Tempat ini sangat menarik untuk dikunjungi untuk melihat beragam produk mulai dari hasil perkebunan seperti: jeruk, jagung, sayuran, buah-buahan; dan bunga; ikan kering; alat-alat; peternakan; panci-panci dan keranjang; ditambah dengan sebuah pasar sandang yang besar. Anda juga dapat melihat-lihat pemuda yang mengemong anjing-anjing Kintamani yang besar dan berbulu lembut yang dihargai tinggi di seluruh Bali dan ada yang juga yang diperjualbelikan



Yang Dapat Anda Lihat Atau Lakukan :

Pura Ulun Danu Batur, letaknya dekat dengan Desa Batur. Ini adalah candi terpenting setelah Besakih yang memiliki lebih dari 90 kuil. Sangat baik dikunjungi setiap waktu sepanjang tahun, khususnya selama Festival Odalan, yang biasa terjadi pada Bulan Maret namun tergantung pada bulan purnama, dimana didedikasikan pada dewa danau kawah, yang dikatakan dapat mengontrol sistem irigasi seluruh pulau.

Desa Trunyan, tradisi kamar mayat. Mulai dari Toya Bungkah, banyak perahu akan menyeberangidanau menuju ke sebuah desa Bali Aga, yang dikenal dengan nama Trunyan. Tempat ini terkenal dengan tradisi kamar mayatnya. Berbeda dengan pengkremasian mayat yang biasa dilakukan penduduk Bali di seluruh pulau, masyarakat Trunyan meninggalkan tubuh mayat di bawah pohon Trunyan agar membusuk secara alami di sebuah kuburan khusus. Meskipun begitu, mayat-mayat ini tidak meninggalkan bau menyengat.

Trekking sekitar Gunung Batur, Trek yang paling populer adalah mulai dari Toya Bungkah sampai ke puncak Gunung Batur untuk melihat matahari terbit. Anda dapat melakukan trekking ini dengan cara meminta pada sebuah kelompok guide lokal atau pelayanan wisatawan yang terdapat disana.



Tips

Terdapat pemandangan brilian dari Penelokan, jika udara sedang cerah. Namun, siapkan juga untuk kondisi cuaca yang basah, dingin, dan berawan, serta penjual-penjual cinderamata yang agresif.
Ingatlah untuk membawa sebuah kamera dimana pemandangan yang indah dapat Anda syukuri dan abadikan.
Banyak pedagang kaki lima yang menjual beberapa cinderamata. Jika Anda tidak ingin membeli apapun dari mereka, jangan membuat kontak dengan mereka kecuali Anda ingin diikuti sampai Anda menyerah dan membeli dari mereka.
Lebih baik mengunjungi Gunung dan Danau Batur pada musim kering, hal ini akan membuat aktivitas pinggir danau tersedia dan dapat dinikmati. Sedangkan pada musim hujan, pemandangan yang akan Anda dapatkan akan berkabut dan basah.

Sumber:.elvysbalidriverguide.com

Menyulap Buku Tua Menjadi Berguna




Berbagai upaya dilakukan manusia untuk menyenangkan diri sendiri. Bentuk kesenangan itu macam-macam, termasuk menggemari sesuatu yang sudah dan mengubahnya menjadi ciptaan baru. Deco book adalah kesenangan atau hobi yang di Indonesia terbilang baru dan mungkin hanya ditemukan di Jakarta. Peminatnya pun bisa dihitung dengan jari.

Deco book atau menghias buku lama yang sudah tak terpakai untuk dijadikan barang hiasan adalah pendatang baru di bidang hobi kerajinan Indonesia. Melalui proses yang sederhana, wajah buku kusam jadi tampil menawan.
Foto pernikahan bisa diselipkan di salah satu sisinya. Sementara di sisi lain adalah kata-kata mutiara. Penambahan aksesori bunga atau kristal, menguatkan aksen seni dalam deco book.
Ada juga pehobi yang menampilkan foto anak-anaknya. Ini unik karena sebagai pengganti pigura konvensional, deco book bisa diatur berdiri dengan bantuan kaki. Handai taulan yang berkunjung tak mungkin matanya tak melihat kehadiran benda itu di ruang tamu. Bukan karena di situ tertera foto, namun karena ada pigura yang bentuknya ”aneh.”
Menurut Josephine Retno Widyati (36), kehadiran deco book di Indonesia belumlah genap dua tahun. Melihat usianya yang masih balita, tak heran jika peminatnya juga masih sedikit. Kebanyakan orang memang belum tahu apa itu deco book. Namun jika pecinta kerajinan tahu, pasti akan tertarik untuk mencoba membuat.

Mevrouw Pengajar

Bermula hobi ini diperkenalkan oleh perempuan Belanda yang bernama Riek Schuitemaker, pakar deco book. Kedatangannya ke Indonesia, menurut ibu dua anak itu, awalnya hanya main-main. Sebagai penggemar kerajinan, kuping Josephine dan teman-temannya tajam juga. Mereka lalu saling kontak untuk memastikan itu. Ketika Riek tiba, langsung diciduk untuk menurunkan ilmunya pada sekitar 11 peminat yang rata-rata ibu-ibu itu.




Alhasil, mulailah sejarah deco book di Indonesia, tepatnya Januari 2001. Sebagai hobi yang masih hangat ketika itu, semangat para pelakunya juga tinggi. Ilmu yang didapat betul-betul dihayati.
Salah satu peserta yang ikut ”penataran” kilat bersama Riek ketika itu, yakni Alice Arianto (38) berpendapat, belajar dari yang ahli lebih baik ketimbang belajar dari muridnya. Jika belajar dari pakarnya, basic skill yang diperoleh lebih mantap.
Menurut Alice, mevrouw Belanda itu cukup dikenal di negeri Kincir Angin itu. Dia bukan hanya ahli deco book, namun juga parchment craft (kerajinan kertas kalkir).
Di Belanda sendiri, kerajinan ini baru dikenal 10 tahun lalu dan baru berkembang sekitar 5 tahun belakangan ini. Kepopulerannya itu berkat diterbitkannya buku-buku tentang deco book yang disertai foto-foto yang menarik.
Beberapa murid Riek itu, salah satunya Josephine, bersemangat sekali dan kini malah memberikan kursus pada mereka yang tertarik. Sampai saat ini total murid Josephine sekitar 20 orang.
Kalau dijumlah dengan temen-temannya yang juga mengajar maka yang memperdalam hobi ini masih di bawah angka 40-an orang.
”Belum terlalu memasyarakat, namun prospeknya baik,” ujar Josephine.
Menurutnya, perkembangan yang tersendat itu salah satunya mungkin karena tak semua teman seangkatannya mengajar. Mereka rata-rata ibu rumah tangga yang mendalami hobi hanya sebatas mengisi waktu.
Berbeda dengan dirinya yang memang ingin memasyarakatkan hobi ini agar dikenal luas. Beberapa kali dia ikut pameran dan bazar internal di lingkungan sekolah.




Belum Untuk Mengajar

Cerita-cerita tentang hobi baru ini kemudian meluas walau samar-samar. Namun banyak juga yang meneleponnya. Kebanyakan penelepon itu dari berbagai daerah, bahkan ada yang dari Irian ingin belajar lewat telepon.
Sulit baginya memberikan penjelasan sebab harus dengan demo. Tapi dia kagum dengan muridnya dari Bandung yang subuh-subuh berangkat dari sana untuk bisa ikut kursus di Jakarta
”Itulah yang namanya hobi, selalu ada keasyikkannya tersendiri. Apalagi jika hasilnya dipuji orang. Bukan hanya kepuasan, tapi juga bangga,” ujar arsitek alumnus Universitas Atmajaya itu.
Yoana Liani (32), lain lagi ceritanya. Pehobi yang mukim di Serpong itu awalnya melihat ”barang antik” ini di sebuah pameran. Dia penasaran dan tertarik untuk belajar. Kebetulan yang berpameran saat itu adalah Josephine. Maka setelah mengatur waktu yang tepat, Liani resmi menjadi murid Josephine.
Dia tak menduga bahwa membuatnya ternyata simpel, namun butuh ketelitian.
Dia mengaku ikut kursus hanya untuk menyalurkan hobi. Mengajar deco book, belum terpikir di benaknya. Sebab sarjana akuntan dan pengajar bahasa Mandarin itu, waktunya habis untuk pekerjaan dan keluarga.
Walau begitu sudah cukup banyak karyanya yang dipajang di ruang tamu atau yang dihadiahkan pada teman-temannya. ”Saya suka hobi ini karena menuntut kreatifitas yang tinggi,” ujar Yoana yang sering menerima order deco book dari teman-temannya.
Melihat bentuk deco book yang sudah jadi tampak rumit membuatnya. Namun tidak demikian, menurut Josephine. Dia bisa maklum jika awam sulit membayangkan bagaimana itu bisa terjadi. Tekniknya sederhana dan tak sesulit seperti yang dibayangkan. Hanya dengan 4 kali pertemuan, orang sudah bisa membuatnya. Tidak repot seperti membuat kerajinan kertas kalkir (parchment craft) yang membutuhkan banyak peralatan.


Patina Komponen Asing


Yang diperlukan hanya buku hard cover bekas dengan tebal maksimal 400 halaman (5 cm) dan kertasnya HVS. Ketebalan buku itu mempengaruhi hasil akhir. Kalau kelewat tebal, hasilnya jelek Kertaspun demikian, kalau memakai yang lebih tipis hasilnya bakal keriput. Mencari buku bekas kalau tidak punya, bisa dicari si tukang loak
Alat lain adalah lem khusus untuk wall paper, cat tembok (akrilik), dan cat Patina. Perlengkapan yang terakhir ini yang mungkin akan jadi kendala, sebab tak tersedia di sini dan masih diimpor dari Belanda. Menurut Josephine, cat Patina itulah yang akan memberikan efek antik pada deco book.
Pehobi di Indonesia tampaknya menerima keadaan ini. Toh, harga cat itu relatif terjangkau bagi penggemarnya. ”Buat apa coba-coba bikin cat. Kita kan belum tahu komposisi kimianya seperti apa. Kalau yang paten itu sudah pasti dan tidak perlu try and error lagi,” ujar Alice.
Secara teknik memang gampang, namun praktiknya diakui Alice ada kendala yakni pada ketersediaan cat yang tak mudah diperoleh di pasaran.
Untungnya selama ini suplai masih lancar, sehingga hobinya tak tersendat. Kebetulan karena komunitas pehobi deco book masih sedikit maka soal stok masih cukup. Arsitek lulusan ITB itu kini sedang menggarap deco book untuk dihadiahkan pada anaknya tercinta.




Mudah Namun Susah

Alice mengaku memang mudah membuatnya. Ketika dia belajar pada orang Belanda itu hanya empat kali pertemuan dan dia sudah bisa membuatnya. Hari pertama yang diajarkan adalah buku itu hanya dibalur lem. Caranya, buku itu dibuka sama tebalnya. Barulah permukaannya dilem dengan cara memakai kuas. Ditunggu sehari sampai kering.
Pada pertemuan kedua, buku yang sudah terlapis lem itu dibalur cat akrilik warna putih. Pertemuan ketiga cat tembok dicampur cat akrilik warna dan dikuaskan. Pemilihan warna tergantung pada selera masing-masing. Pada pertemuan final, barulah cat Patina dikuas di seluruh buku. Warna cat ini macam-macam, namun efeknya memberikan kesan antik, seperti urat-urat kayu.
Pada tahap satu sampai tiga, mungkin akan sama hasilnya. Buku masih ‘gundul” dan belum dihias. Yang menentukan apakah deco book itu bernilai atau tidak adalah di tahap akhir ketika pehobi mencat dengan Patina dan menghiasnya. Menurut Josephine, hasil akhir dari masing-masing orang akan berbeda.
Sejauh ini, timpal Alice, belum pernah dia melihat deco book yang mirip satu dengan lainnya. Sentuhan seninya kentara sekali. Jadi jangan berpikir bahwa suatu hari produk kerajinan ini diproduksi massal.
Misalnya untuk dijadikan lahan bisnis. Hasilnya tidak sesuai keinginan. Pernah dia minta bantuan stafnya untuk membuatkan deco book, namun dari 10 yang dibuat, hanya 1 yang memenuhi syarat. ”Orang-orang itu mungkin bekerja bukan dengan kesenangan, tapi target. Beda dengan mereka yang memang pehobi,” ujarnya.
Namanya juga kerajinan, maka dalam pengerjaannya pun dituntut rajin dan tidak asal-asalan. Makanya di Belanda kalau lihat harga sebuah deco book yang lebih mahal dan mahal. (tidak ada yang murah di sana), harus melihat siapa dulu yang membuatnya. Sama halnya seperti lukisan, siapa dulu pelukisnya. Di Indonesia harga sebuah deco book paling murah Rp 300 ribu sampai jutaan rupiah, tergantung pada aksesori yang dipakai.
Untuk membuat sebuah deco book butuh waktu sekitar seminggu. Namun dalam praktik bisa lebih dari itu. Kadang ketika akan masuk tahap akhir, buku itu dionggokan saja karena belum sempat. Barulah sebulan kemudian dikerjakan hingga selesai. ”Kalau lagi bad mood jangan coba-coba finishing, sebab jadinya bakal berantakan,” sambung Alice lagi.
Menyaksikan demo dan produk akhir deco book, boleh jadi dia akan populer dan digemari banyak orang. Namun yang jadi ganjalan apakah stok buku tua kita cukup? Buat kolektor buku tua, kini musti pasang kuda-kuda. Jangan-jangan buku koleksinya tiba-tiba ada di tukang loak karena permintaan pasar cukup banyak. Nah lho!
(SH/gatot irawan)

sumber: sinarharapan.co.id

Susu jagung yang bergizi




MINUM susu kedelai adalah hal yang biasa, tetapi kalau minum susu jagung manis seperti apa ya rasanya? Untuk mengenal dan menikmati susu jagung manis alangkah baiknya kita memahami dulu tentang manfaat dan kandungan gizi yang terdapat pada jagung manis.

Nama lain jagung manis (zea mays saccharata) kini semakin populer dan banyak dikonsumsi masyarakat. Selain digunakan sebagai bahan baku jagung bakar, sayur mayur, jagung manis dapat pula dibuat menjadi susu jagung manis atau tempe jagung manis.

Susu jagung manis dikenal pula dengan sebutan corn milk, sekarang banyak dinikmati masyarakat Ambarawa.

Minuman ini dapat memulihkan energi dalam waktu cepat dan menjaga kesehatan mata, hati, lambung usus serta diyakini sebagai minuman bebas kolesterol. Juga dapat mengobati penyakit diabetes dikarenakan jagung manis mengandung gula alami.

Kandungan Gizi

Jagung manis dikenal juga dengan nama sweet corn mempunyai nilai gizi yang berbeda dengan jagung biasa.

Menurut Direktorat Gizi, Departemen Kesehatan RI (1979), kandungan zat gizi sweet corn dan jagung biasa tiap 100 gram berat yang dapat dimakan adalah sebagai berikut :

Karbohidrat dalam biji jagung mengandung gula pereduksi (glukosa & fruktosa), sukrosa, polisakarida dan pati. Menurut Kamil (1982) gula yang disimpan dalam biji sweet corn adalah sukrosa yang dapat mencapai jumlah 11%. Sedangkan menurut

Koswara (1986) kadar gula pada endospern sweet corn sebesar 5-6% dan kadar pati 10-11%, sedangkan pada jagung biasa hanya 2-3% atau setengah dari kadar gula sweet corn.

Cara Membuat

Cara membuat minuman kesehatan ini, tidaklah sulit. Bersihkan rambut jagung manis dengan pisau yang tajam, lalu pipilan jagung manis dihancurkan/diblender dengan air panas secukupnya dengan tujuan untuk mengurangi bau langu. Kemudian dimasak dan ditambah air bersih dengan perbandingan 1 : 4.

Panaskan pada suhu 80 derajat C kemudian disaring dengan kain saring halus. Pisahkan ampas saringan untuk diblender lagi sampai halus sehingga ampas tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku selai atau tempe jagung manis yang enak rasanya.

Apabila minum susu jagung manis dengan tujuan sebagai obat penyakit diabetes maka tidak perlu ditambah gula.

Namun bila diminum sebagai minuman berenergi untuk kesehatan bisa ditambah gula pasir atau gula jawa sesuai selera.

Supaya susu jagung manis terasa gurih dan disukai anak-anak dapat ditambahkan susu skim, supaya wangi dapat ditambah daun pandan. Masak di atas api sampai suhu 90 derajat C sambil diaduk-aduk agar tidak berbuih.

Susu jagung manis dapat disajikan dalam keadaan panas, hangat dan dingin/dengan es. Ketahanan susu jagung manis tanpa pengawet hanya 6 jam pada suhu kamar, apabila ingin tahan lama dapat disimpan pada ruang dingin/ dibekukan pada ruang beku.

Olahan susu jagung manis menjadi minuman yang menyehatkan juga dapat meningkatkan kesejahteraan petani, karena harga jagung manis dapat stabil baik pada saat musim panen raya maupun tidak. Kota Ambarawa dan sekitarnya merupakan penghasil jagung manis terbesar di Jawa Tengah, sehingga merupakan peluang bisnis yang menjanjikan di bidang agroindustri. (Supriyanto SP, STP-11)

Sumber: suaramerdeka.com

"SHARE " ARTIKEL INI KE TEMAN -TEMAN ANDA :

There was an error in this gadget
There was an error in this gadget

"Klik di gambar atau tulisan2 diatas/dibawah ini ! "/"Click on Pictures or Text on above/below " :

.

Please "Click " on this pictures or text below :

Pasang banner iklan anda disini ..Hanya Rp 10 rb/BULAN ! . Hub Andi email aeroorigami @yahoo.com :

create your own banner at mybannermaker.com!

SELAMAT DATANG ...

DI SITUS BLOG.. BERITA HARIANKU ..


Situs blog “Berita harianku” adalah situs blog yang berisi aneka informasi meliputi: berbagai macam artikel menarik dan unik yang diambil dari berbagai situs, informasi berita harian dari berbagai situs : kompas, liputan 6, detik, media Indonesia , antara, tempo dll, juga terdapat aneka link situs informasi seputar kesehatan, pengetahuan, kuliner, wisata, serta info-info menarik lainnya yang bermanfaat untuk Anda.

Situs blog “Berita harianku “ hadir untuk membantu memberikan layanan aneka informasi bermanfaat bagi Anda, bukan bermaksud untuk “menjiplak”/”mengcopy” artikel, melainkan untuk membantu mengumpulkan berbagai artikel menarik dari berbagai situs agar semakin banyak diketahui masyarakat luas. Turut berperan dalam memperhatikan kode etik jurnalistik serta hak cipta, dengan cara mencantumkan dan mempopulerkan situs asal sumber artikel serta penulisnya. Atas keberatan pemuatan artikel di situs blog ini, atau kritik dan saran, mohon kirim email ke aeroorigami@yahoo.com.

Segala bentuk layanan penjualan atau iklan di situs ini, bukan merupakan sebuah rekomendasi melainkan hanya sebagai penyampai informasi saja… Nikmati sajian informasi dari situs blog “Berita harianku” dan…Jadikan situs ini sebagai “teman” bacaan online Anda setiap harinya..!

_________________________________________________________________________________________


Search on "Google" :